Komunitas Anti Rasuah Tanjungbalai Kecam Dugaan Jual Beli Proyek Modus Pokir
Massa Aksi Komunitas Anti Rasuah (KONTRAS) saat berorasi di depan Gedung DPRD Kota Tanjungbalai.
TANJUNGBALAI: koranmedan.com
Sejumlah aktivis mengatasnamakan Komunitas Anti Rasuah (KONTRAS) mengecam keras dugaan atau indikasi jual beli proyek yang bersumber dari dana APBD dengan modus Pokir (pokok pikiran) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungbalai.
Dalam orasinya koordinator aksi Faisal Rambe menyesalkan adanya indikasi pengkondisian untuk menggulirkan sekitar Rp. 24 miliar dana anggaran daerah dalam bentuk pokok pikiran anggota DPRD Kota Tanjungbalai.
“Kami sangat kecewa, sebanyak Rp 24 miliar dana APBD Kota Tanjungbalai terindikasi dimonopoli anggota dewan untuk memenuhi pundi mereka,” teriak Faisal, Senin (13/2/2023).
Senada Faisal, Andrian Sulin didampingi Syarifuddin juga sangat menyesalkan adanya penyanderaan uang rakyat oleh pimpinan dan anggota DPRD Kota Tanjungbalai dalam bentuk pembangunan infrastruktur murni dengan dalih Pokir.
“Selaku penggiat sosial dan anti korupsi kami mendesak agar aparat penegak hukum mengendus dan melakukan investigasi terkait kolaborasi antara eksekutif dan legislatif yang menyengsarakan rakyat,” jelas Andre.
Menurut Andre, permufakatan tersebut sengaja diciptakan untuk membuat resah para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
“Kalau diperhatikan ini seperti permainan monopoli dengan tameng perundang -undangan yang sengaja diciptakan agar para komplotan koruptor lebih leluasa bergerak khusunya di Kota Kerang dan diamini dengan diamnya Wali Kota,” tegas Andrian Sulin.
Sebelumnya aktivis Kontras bergerak menuju Gedung DPRD Kota Tanjungbalai usai berorasi di bundaran PLN sembari mengimbau serta mengajak masyarakat untuk bersama mengawal penggunaan serta realisasi Rp 24 miliar APBD Kota Tanjungbalai Tahun 2023 dengan modus pokok pikiran tersebut.
Sementara Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dewan Usni Sahzuddin Sinaga saat menerima perwakilan Kontras mengatakan, Anggota DPRD Tanjungbalai sedang tidak berada di tempat.
“Saat ini anggota dewan sedang melaksanakan tugas luar, Komisi A dan Komisi C ke Binjai sedang Komisi B ke Pekan baru, selebihnya sedang ada kemalangan dan siap menerima aspirasi rekan-rekan pada siang ini,” jelas Plt Sekwan Usni Sahzuddin Sinaga.*** (Nazmi Hidayat S)
