Dairi (koranmedan.com) Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VII tingkat kecamatan berampu tahun 2023 bertempat desa karing kecamatan berampu dibuka secara resmi oleh camat berampu Rahmadhayani berampu, Senin (27/2/23).
Kegiatan ini dihadiri, Ka. Kandepag Dairi Riswan Gaja, S.Ag MM, ketau MUI kabupaten Dairi Wahlin Munte SH, anggota dewan kabupaten Dairi Nurlinda Angkat SE, Kapolsek sidikalang beserta jajaran, mewakili Danramil sidikalang, ketua LPTQ kecamatan berampu, ketua MUI kecamatan berampu, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala sekolah SMP, SD, Kapala desa se-kecamatan berampu serta undangan lainnya.
Ketua panitia Fahri Angkat menyampaikan, ada 5 cabang perlombaan dengan peserta sebanyak 250 orang.
Sumber dana adalah dari pemerintahan kecamatan. Selain itu ada juga dari pihak donatur yang tidak mengikat. “Terimakasih kami ucapkan bagi semua yang telah berperan dalam pelaksanaan kegiatan ini,” kata ketua panitia.
Dalam kata arahannya camat berampu menyampaikan, pelaksanaan MTQ dari tahun ke tahun mengalami pengembangan dalam cabang
yang dipertandingkan. Ini menunjukkan perhatian pemerintah dalam
mendukung kegiatan MTQ untuk mewujudkan tatanan masyarakat yang religius dan
memiliki akhlak yang Qur’ani.
MTQ tidak semata-mata wahana untuk berlatih dan berlomba membaca
Al-Qur’an, tetapi jalan mengedukasi umat untuk mencintai Al-Qur’an.
“Mari kita tingkatkan nilai-nilai silaturahim dan kebersamaan yang tercipta antar-kafilah di arena MTQ dan menjadikan Musabaqoh ini sebagai wahana untuk menumbuhkan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah
wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah,” ucapnya.
Demikian juga bagi para peserta tidak hanya mengejar kemenangan, akan tetapi lebih kepada upaya memupuk motivasi dan
keinginan yang kuat untuk menguasai ilmu-ilmu keagamaan yang berkaitan dengan Al-Qur’an, baik melalui jalur pendidikan formal maupun informal. Kata camat.
Ia juag mengapresiasi kesiapan yang amat baik dari BKM awaludin berkah
uruk gadong desa karing sebagai tuan rumah dan pihak panitia yang telah mempersiapkan kegiatan ini.
“Mari kita jadikan Musabaqoh Tilawatil Qur’an dengan
mengukuhkan silaturahim dan kebersamaan, sehingga makin kuat bersinergi membangun keberagaman dan harmoni menuju dairi unggul,” pesan camat berampu.
Sebelumnya Ka. Kandepag dairi menyampaikan, Rasa terimakasih kepada pihak pemerintah kabupaten Dairi yang telah menganggarkan dana untuk pelaksanaan MTQ melalui anggaran di kantor setiap kecamatan.
Pemerintah menganggarkan dana untuk Pelaksanaan MTQ, yang tentunya membuat sebagai motifasi buat kita umat Islam yaitu Agar Alquran itu dibaca dan di amalkan.
“Kami berharap agar kita tetap meningkatkan persaudaraan antara kita. Saling kasih mengasihi. Moderasi beragama yang hidup dengan rukun, saling menghormati dan bertoleransi,” ucap Ka. Kandepag Dairi Riswan Gaja.
Kapala desa karing Ius Sariance Siburian menyampaikan, kami sangat bangga acara ini dilaksanakan di desa karing, tentunya harapan kita, acara ini nanti akan berlangsung dengan baik sampai selesai.
“Dengan adanya acara MTQ ini, mari kita tingkatkan rasa kasih dalam persaudaraan antara kita semua,” kata kades.
Nurlinda Angkat SE selaku Anggota DPRD Dairi dari fraksi Golkar, berpesan agar camat, kepada desa dan penyuluh-penyuluh agama, agar tetap bekerja sama meningkatkan kegiatan-kegiatan dibidang agama. Mengaktifkan selalu pengajian-pengajian baik itu di mesjid, mushollah, dan lainnya.
Ia meyebut tentang dana untuk MTQ sudah di usulkan ke pihak eksekutif agar Anggaran MTQ dibuat tersendiri, yaitu terpisah dari anggaran keagamaan. “Mudah-mudahan permohonan kita dapat dikabulkan tahun depan,” Kata Nurlinda Angkat.
Selanjutnya Ketua MUI kabupaten Dairi, berharap agar kegiatan MTQ Nasional ke-VII di kecamatan berampu dapat terlaksana dengan lancar dan sukses dan menjadi berkah bagi kita semua. Kata Wahlin Munte. (mata).
