Tingkatkan Potensi Ekonomi, Kadus dan Jajaran Desa Sei Litur Tasik Diberi Transfer Knowledge Dosen USU
Dosen FISIP USU Dra. Dara Aisyah, M.Si, PhD didampingi Dr.Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si saat memaparkan tata kelola limbah lingkungan di sekitar desa kepada para Kepala Dusun dan jajaran Desa Sei Litur Tasik Kecamatan Sawit Seberang di Pendopo Wisata Pantai Ratu Djati, Jumat (17/2/2023).
SAWIT SEBERANG: koranmedan.com
Untuk meningkatkan potensi ekonomi Desa, para Kepala Dusun dan jajaran Desa Sei Litur Tasik Kecamatan Sawit Seberang Kabupaten Langkat diberi pembekalan (transfer knowledge) inovasi limbah menjadi produk berharga oleh Dosen Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU) Dra. Dara Aisyah, M.Si, Ph.D dan Dosen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USU Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si.
Transfer knowledge dalam wujud inovasi limbah menjadi produk berharga tersebut diinisiasi Kepala Desa Sei Litur Tasik Sawon bersama Kepala BPD Sudasri Yahya bertempat di Pendopo Wisata Pantai Ratu Djati Desa Sei Litur Tasik, Jumat (17/2/2023).
Pada kesempatan tersebut Dara Aisyah dan Muhammad Sontang sebagai narasumber secara bergantian menjelaskan manfaat limbah kulit telur sebagai campuran bahan pangan yang menyehatkan setelah melalui proses pengolahan secara higienis. Melalui pengolahan kulit telur yang kaya akan kalsium, sebut Dara Aisyah dan Muhammad Sontang, tidak hanya bisa membuat beragam makanan menjadi sehat tapi juga menambah rasa gurih serta memperpanjang daya tahan penyimpanan makanan dan minuman.
Selain pemanfaatan limbah kulit telur yang mudah didapatkan bisa diolah menjadi kalsium, limbah dedaunan kering seperti daun dan pelepah pohon sawit, sebut Muhammad Sontang, juga bisa dimanfaatkan menjadi karbon penjernih air serta pembuatan arang briket untuk memasak/memanggang.
“Banyak potensi limbah di suatu tempat yang bisa diolah menjadi berbagai produk yang bermanfaat, tinggal lagi diperlukan kreativitas dan kemauan. Ke depan ketika energi minyak bumi (fosil) habis dari perut bumi, energi baru terbarukan dari limbah atau sampah sudah saatnya mulai kita perkenalkan sebagai energi alternatif di tengah masyarakat,” kata Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si yang juga Kepala Laboratorium Fisika Nuklir FMIPA USU dan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Langkat.*** (War)
