Buaya Mengamuk Terkam Warga,
Camat Rantobaek Imbau Warga Waspada
Hendri, 40, warga Desa Gonting, Kec. Rantobaek, Kab. Madina, dirawat luka serius di kedua tangan, setelah menyelamatkan istrinya diterkam buaya di pinggir sungai.
Sopian, SAg, Camat Rantobaek, Kab. Mandailing Natal.
MADINA: koranmedan.com
Segerombolan buaya muncul dan mengamuk di sungai kemudian menyerang warga saat mencuci pakaian. Kepala Desa Gonting dan Camat Rantobaek, Kab. Madina, Sopian, SAg, mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktifitas ke sungai.
“Korban diserang buaya muara, langsung dibawa ke Puskesmas Manasik, Kecamatan Rantobaek,” ujar Camat Sopian menjawab wartawan melalui sambungan telepon seluler, Kamis (9/3/2023).
Dia menceritakan, peristiwa terjadi kemarin saat warga mencuci pakaian di tepi Sungai Bangko, Desa Gonting, kemudian seekor buaya di antaranya menyerang.
Hendri, 40, melawan buaya saat istrinya diserang ketika mencuci pakaian. Dia sedang membantu istri mencuci pakaian di tepi sungai. Melihat itu, Hendri melawan. Korban mengalami luka serius di kedua tangan untuk menyelamatkan istrinya.
“Kondisinya sudah membaik. Alhamdulillah, kami sudah antarkan ke rumah di Desa Gonting,” ujar Camat Rantobaek, Sopian.
Dijelaskannya, peristiwa tersebut bukan pertama di pinggir Sungai Bongko, Desa Gonting. Warga memang sering terlihat segerombolan buaya di Sungai Bongko.
“Kami mengimbau warga untuk lebih berhati-hati, meningkatkan kewaspadaan, mengurangi aktifitas di sungai. Pihak BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) sudah di TKP,” ujar Sopian.
Dia kembali mengingatkan bersama kepala desa, agar seluruh masyarakat Desa Gonting dan masyarakat lain agar lebih berhati-hati di sungai.
“Bila perlu mengurangi aktifitas di sungai, karena buaya saat ini sedang mengganas mencari mangsa,” ujar Camat Rantobaek Sopian, SAg.*** (AFS)
