Laboratorium Fisika Nuklir FMIPA USU Hadirkan Struktur Dewan Konsultatif Mandiri
Kepala Laboratorium Fisika Nuklir FMIPA USU Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si (kiri) berfoto dengan Dr. Muhammad Natsir Alumni Prodi Fisika FMIPA USU mantan pegawai Badan Teknologi Nuklir Indonesia (BATAN) di Jakarta, Rabu (8/3/2023).
JAKARTA: koranmedan.com
Untuk memasyarakatkan teknologi Nuklir dan memahamkan pentingnya teknologi nuklir bagi kebaikan kehidupan yang berkelanjutan, Kepala Laboratorium Fisika Nuklir Fakultas Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara (FMIPA USU) Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si, secara khusus di Jakarta, Rabu (8/3/2023) menemui Dr. Muhammad Natsir Alumni Prodi Fisika FMIPA USU mantan pegawai Badan Teknologi Nuklir Indonesia (BATAN) untuk didudukkan sebagai Dewan Konsultatif Mandiri pada Laboratorium Fisika Nuklir FMIPA USU.
Dr. Muhammad Natsir menanggapi, teknologi nuklir memang sudah saatnya dihadirkan di Indonesia sejalan tuntutan energi industri yang terus bertumbuh di Indonesia.
“Tidak ada sesuatu yang perlu dikuatirkan jika penerapan teknologi nuklir di dunia industri dilakukan secara tepat dan terukur. Di Jepang misalnya, mereka sangat profesional dalam memanfaatkan teknologi nuklir untuk mendukung kemajuan industri mereka, sehingga masyarakat Jepang sejahtera setelah menerapkan teknologi nuklir tersebut,” urai Natsir.
Guna mematangkan struktur Dewan Konsultatif Mandiri pada Laboratorium Fisika Nuklir FMIPA USU tersebut, Dr. Sontang Sihitang masih akan menelusuri sejumlah pakar-pakar dari alumni FMIPA USU yang bersedia didudukkan sebagai Dewan Konsultatif. “Tujuannya untuk mendukung pemasyarakatan nuklir dan menuklirkan masyarakat menuju kehidupan berkelanjutan,” ujar Dr. Sontang.*** (War)
