Lapor SPT Tahunan, Ketua DPRD Sumut Minta Ditjen Pajak Kembalikan Kepercayaan Publik
MEDAN: koranmedan.com
Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), Baskami Ginting mengatakan, dirinya baru saja menyelesaikan laporan SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) secara online melalui e-filing.
Pada kesempatan tersebut, Baskami menyampaikan kepada Perwakilan Kantor Direktorat Wilayah Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Sumut I, agar jajaran terus melakukan effort untuk
kebali meraih kepercayaan publik.
“Sebagai Wakil Rakyat tak henti-hentinya saya mengajak masyarakat agar tak lupa melaporkan SPT tahunan. Namun saya juga ingatkan Ditjen Pajak untuk terus bekerja keras, profesional dan berintegritas untuk meraih kembali kepercayaan publik,” katanya di Medan, Rabu (15/3/2023).
Baskami mengungkapkan, pihaknya menunggu Ditjen Pajak di bawah komando Kementerian Keuangan dalam memberikan sanksi maupun hukuman bagi oknum yang mencemarkan nama baik institusi tersebut.
“Kami di daerah ini menunggu dan menyaksikan. Wait and see istilahnya. Penegakan disiplin itu perlu, karena bagaimanapun kepercayaan publik itu harus dijaga,” tegasnya.
Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, para wajib pajak harus diberi keyakinan terkait tranparansi dalam penyampaian informasi terkait penggunaan dana pajak kepada masyarakat.
“Dalam upaya pembangunan yang kita lakukan terus menerus ini, maka transparansi dalam hal implementasi pajak itu. Sehingga masyarakat tidak ada keraguan dalam melaksanakan kewajiban pajak,” imbuhnya.
Selain itu, Baskami mendorong para wajib pajak untuk senantiasa membayar pajak dan melaporkannya tepat waktu sebagai komitmen dalam membangun tanah air.
“Setiap warga negara harus ikut berpartisipasi dalam bentuk peran serta terhadap pembiayaan negara dan pembangunan nasional, satu di antaranya melalui pembayaran pajak ini,” ucapnya.
Baskami meminta agar masyarakat juga melakukan pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
“Bila NPWP kita telah terintegrasi dalam NIK maka memudahkan kita mengakses layanan perpajakan yang dibutuhkan, juga membantu Ditjen Pajak dalam upaya memperbaiki sistem informasi perpajakan kita,” pungkas Baskami.*** (Tati Rangkuti)
