Supir Bus Jarak Jauh Diharapkan Sahuti Permintaan Penumpang untuk Tunaikan Sholat di Perjalanan

Dr. Muhammad Sontang Sihitang, S.Si, M.Si
JAKARTA: koranmedan.com
Pakar Filsafat Kebijakan Publik yang juga Dosen Ilmu Fisika Universitas Sumatera Utara (USU) Medan Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si yang sedang melakukan perjalanan jarak jauh dari Yogyakarta menuju Jakarta mengharapkan kepada para supir bus untuk menyahuti permintaan penumpang yang meminta berhenti sejenak di Masjid atau Musholla untuk menunaikan kewajiban sholat Fardhu Subuh, Zuhur-Ashar jamak Qosar dan Maghrib-Isya juga secara jamak Qosar.
Hal itu diminta Dr. Sontang Sihotang untuk disahuti karena masih ada oknum supir bus yang tidak mengindahkan permintaan penumpang untuk berhenti sejenak guna menunaikan kewajiban sholat.
Sebagai sarana pelayanan publik, kata Dr. Muhammad Sontang Sihotang kepada koranmedan.com via selular, Selasa (7/3/2023), supir bus semestinya mengetahui ketentuan pelaksanaan sholat selama dalam perjalanan jarak jauh bagi warga muslim dan ketentuan ini perlu disosialisasikan oleh jajaran Kementerian atau Dinas-Dinas Perhubungan di seluruh Indonesia.
“Hal ini penting agar perjalanan yang dilakukan masyarakat mendapat berkah dari Allah SWT serta selamat dalam perjalanan yang rawan dengan kecelakaan,” pesan Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si yang juga Mandataris pembentukan Jama’iyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyah (JATMAN) Provinsi Sumatera Utara periode 2023-2028.*** (War)
