Ustadz “Akhir Zaman” Rahmat Baequni Lc Ceramah tentang Sabar di Medan Amplas
Ustadz “Akhir Zaman” Rahmat Baequni Lc dari Bandung saat menyampaikan tabligh akbar di Masjid Ar-Rahmat Jalan Bajak 2-H Kelurahan Harjosari 2 Kecamatan Medan Amplas, Selasa malam (14/3/2023).
MEDAN: koranmedan.online
Orang yang beriman kepada Allah dan Rasul Muhammad SAW kemudian dia sabar dalam menjalani kehidupan di dunia akan diprioritas masuk ke surga-Nya Allah di tengah kegalauan seluruh manusia yang sedang menunggu dihisab pada hari kiamat, apakah masuk surga atau neraka.
Penegasan itu menjadi salah satu topik dari ceramah Tabligh Akbar Safari Dakwah Ustadz Akhir Zaman Rahmat Baequni Lc dari Bandung di Masjid Ar-Rahmat Jl. Bajak 2-H Kelurahan Harjosari 2 Kecamatan Medan Amplas, Selasa malam (14/3/2023).
Dijelaskan Ustadz Rahmat Baequni, orang-orang yang sabar itu adalah mereka yang sabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah dan menjauhi segala perbuatan maksiat (dosa) yang dimurkai Allah selama menjalani kehidupan di dunia. “Mereka yang istiqomah dalam kesabaran ini akan diprioritas Allah lebih dulu masuk ke dalam surga,” ujar Al-Ustadz sembari mengutip firman Allah Surat Al-Baqarah ayat 153 yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”.
Dalam ayat lainnya disebutkan, “Dan sungguh akan Kami uji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang bersabar. Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un (Sesungguhnya kami milik Allah, dan kepadanya kami akan kembali)”,” (QS Al-Baqarah: 155-156).
“Kamu pasti akan diuji dengan harta dan dirimu. Dan sungguh kamu pasti akan mendengar banyak hal yang menyakitkan hati dari orang-orang yang diberi Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang musyrik. Dan jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang patut diutamakan,” (QS Ali Imran: 186).
Selanjutnya, “Wahai orang-orang yang beriman, Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung,” (QS Ali Imran ayat 200).
Kemudian Hadis tentang sabar antara lain sebagai berikut: Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, ‘Allah Ta’ala berfirman: Tidak ada balasan yang sesuai di sisi-Ku bagi hamba-Ku yang beriman, jika aku mencabut nyawa orang yang dicintainya di dunia, kemudian ia rela dan bersabar kecuali surga.'” (HR. Bukhari).
“Barangsiapa yang berusaha menjaga diri, maka Allah menjaganya, barangsiapa yang berusaha merasa cukup, maka Allah mencukupinya. Barangsiapa yang berusaha bersabar, maka Allah akan menjadikannya bisa bersabar dan tidak ada seorang pun yang dianugerahi sesuatu yang melebihi kesabaran.” (HR Bukhari No.1469).
Selain menjelaskan soal sabar dan penerapannya, Ustadz Rahmat Baequni Lc yang dijuluki sebagai Ustadz Akhir Zaman di Media Sosial itu juga mengisahkan peristiwa Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram Makkah ke Masjidil Aqso di Palestina lalu naik ke Sidratul Muntaha atau langit ketujuh hanya dalam waktu semalam untuk menerima perintah langsung dari Allah agar melaksanakan Shalat Fardhu 5 waktu. Peristiwa Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW tersebut, kata Al- Ustadz, sekaligus sebagai penghiburan atas wafatnya Paman dan istri Nabi Siti Khadijah sebagai orang terdekat yang banyak membantu Nabi dalam berjuang menegakkan kalimat Tauhid ‘La ilaha illallah, Muhammadan Rasulullah’.
Tabligh akbar sekaligus menyambut puasa Ramadhan 1444 Hijriah tersebut terselenggara atas dukungan Badan Kenaziran Masjid (BKM) Ar-Rahmat Jalan Bajak 2-H bekerjasama dengan Forum Komunikasi Pengusaha Muda Sumatera Utara dan Komunitas Siantar Simalungun Satu Rasa (SISISAR).
Tabligh Akbar juga berhasil mengumpulkan donasi belasan juta rupiah untuk membantu pembangunan Masjid Al-Ikhwan Dusun 3 Desa Rumah Kinangkung Kecamatan Sibolangit Deliserdang yang runtuh diterjang tanah longsor tahun 2021 lalu.*** (War)
