Kadis Kesehatan Sumut Imbau Pemudik Agar Tetap Memakai Masker
Kadis Kesehatan Provsu dr. Alwi Mujahit Hasibuan, M.Kes saat konferensi pers dipandu Kabid Pengelolaan Informasi Komunikasi Publik Kominfo Sumut Harvina Zuhra di Ruang Rapat I lantai 2 Kantor Gubsu Jalan Pangeran Diponegoro 30 Medan, Kamis (13/4/2023).
MEDAN: koranmedan.com
Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dr. Alwi Mujahit Hasibuan, M.Kes mengimbau masyarakat yang melakukan mudik Idul Fitri 1444 Hijriah agar tetap memakai masker dan sering cuci tangan dengan sabun atau hand sanitager guna menjaga diri dari paparan berbagai macam virus.
Hal itu disampaikan Kadis Kesehatan Provsu saat konferensi pers dipandu Kabid Pengelolaan Informasi Komunikasi Publik Kominfo Sumut Harvina Zuhra di Ruang Rapat I lantai 2 Kantor Gubsu Jalan Pangeran Diponegoro 30 Medan, Kamis (13/4/2023).
Hal itu sekaligus menjadi konsentrasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan langkah-langkah strategis di bidang pelayanan kesehatan dalam menghadapi arus mudik Idul Fitri 2023.
“Dinkes Sumut akan melakukan koordinasi jejaring kerja bersama unsur tenaga kesehatan di kabupaten kota se Sumut. Seperti menyediakan posko pelayanan kesehatan yang letaknya berdekatan dengan pos kepolisian, pos Dinas Perhubungan, termasuk pada lokasi padat wisata dan titik rawan kecelakaan,” kata Alwi Mujahit Hasibuan.
Alwi juga mengimbau para pemudik untuk tetap menjaga kesehatan dalam perjalanan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Terkhusus bagi pengendara, kita minta jangan terlalu memaksakan diri guna menghindari kecelakaan lalu lintas di jalan raya,” imbaunya.
Alwi juga meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap penularan virus Covid 19 meski saat ini sudah melandai.
“Sebab saat ini belum ada jaminan kita sudah bebas dari Pandemi Covid-19. Hanya saja saat ini kondisinya sudah melandai. Jadi kita harus tetap waspada dan tetap memakai masker dan menjaga jarak saat bepergian,” sebutnya.
Dijelaskan, Mudik Lebaran 2023 ini jadi penilaian terakhir perkembangan Pandemi Covid-19. Satgas terus lakukan pemantauan tapi sifatnya ringan, jumlah personilnya pun cuma 60 persen lagi. Namun Posko Provinsi tetap jalan dan aktif melakukan monitoring.
Selain itu disampaikan Alwi Mujahit, selama Covid-19 merebak, pelaksanaan imunisasi di Posyandu menurun. Akibatnya Polio sempat terjadi di Aceh. Sumut juga lakukan antisipasi. Di Sumut sempat terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak. Terkait itu diharapkan Posyandu agar kembali diaktifkan.
“Sejauh ini menurut Menteri Kesehatan sudah 400 juta dosis vaksinasi Covid-19 digelontorkan ke seluruh wilayah Indonesia,” kata Alwi Mujahit seraya menjelaskan, merebaknya Covid-19 beberapa waktu lalu, hal itu muncul kasus karena ada varian baru dan tidak ada kaitan dengan kegiatan buka puasa bersama.
Bagi pemudik diimbau agar waspadai penyakit-penyakit yang diidap dan menyiapkan obat yang diperlukan. Memakai masker sangat dianjurkan karena dari observasi kepada mereka yang menunaikan ibadah haji ternyata mereka yang bermasker lebih rendah dari penularan virus ketimbang yang tidak bermasker langsung diserang flu dan batuk.
“Kesehatan anak-anak juga agar dijaga. Kemudian Pengemudi angkutan agar selalu waspada terhadap hal-hal yang mengganggu konsentrasi. Supir angkutan umum bahkan diperiksa urine sebelum membawa penumpang mudik,” terang Alwi Mujahit Hasibuan.*** (Zul Marbun)
