Bupati Dairi: Stunting Tanggung Jawab Lintas Sektor
SIDIKALANG: koranmedan.com
Untuk pencegahan dan penurunan stunting semua pihak harus bersama-sama melakukan tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan oleh seluruh komponen bangsa lintas sektor mulai dari dusun, desa, kecamatan, OPD, TNI/POLRI, badan usaha dan lainnya.
Hal itu disampaikan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dalam kata sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Budianta Pinem pada kegiatan rembuk stunting 2023, Jumat (12/5/2023) di Balai Budaya, Sidikalang.
Kegiatan Rembuk stunting tersebut dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Lamasi Simamora, tim percepatan penurunan stunting, para Kepala OPD, Camat, Kepala Desa, Kepala Puskesmas, para pimpinan, organisasi pemuda, badan usaha, dan undangan lainnya.
Dijelaskan, kondisi prevalensi stunting di Kabupaten Dairi mengalami penurunan sebesar 17,26% pada tahun 2020 turun menjadi 15,13% pada yahun 2021 dan menjadi 13,24% pada tahun 2022.
“Akan tetapi ada tiga kecamatan yang mengalami peningkatan selama tahun 2020, 2021 dan 2023 yaitu Kecamatan Silahi Sabungan, Kecamatan Siempat Nempu Hilir dan Kecamatan Gunung Sitember”, kata Sekda.
Faktor determinan yang masih menjadi kendala dalam penanganan stunting Balita menurutnya adalah akses air bersih, sanitasi, pemberian ASI Eksklusif dan perilaku merokok.
Untuk itu kami mengharapkan semua pihak dari berbagai sektor tadi untuk menangani dan mencegah bertambahnya Balita stunting di Dairi lewat peran pentahelix.
“Mari kita kerja sama antar lembaga pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat dan media guna mencapai visi misi kita mewujudkan Dairi unggul yang menyejahterakan dalam harmoni keberagaman,” sebut Budianta Pinem.*** (mata)
