
Jaringan Kerap Terganggu, Semangat Saiful Jadi Agen BRILink Tak Surut
Penulis: Aldi Aulia
MEDAN: Koranmedan.com
Sudah sekitar 10 tahun Saiful Sinaga berdagang sembako untuk menghidupi keluarganya, lewat toko UD. Sinaga di Jalan Akasia Desa Ladang Tengah Kecamatan Andam Dewi Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara.
Ia menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari rumah tangga. Ada beras, gula pasir, minyak goreng dan lainnya. Guna menambah pemasukan, sejak enam tahun lalu Saiful juga menjadi agen BRILink atas tawaran dari pihak BRI.
“Awalnya orang dari BRI datang menawari, saya belum tahu apa itu BRILink. Tapi setelah mendapat penjelasan, akhirnya saya jalani dan Alhamdulillah bertahan sampai sekarang,” ujar Saiful mengawali ceritanya saat dihubungi media ini via selular.
Kehadiran Agen BRILink seperti Saiful Sinaga tentu sangat membantu warga di Ladang Tengah. Sebab anjungan tunai mandiri (ATM) belum hadir di desa tersebut.
Maklum, posisi desa ini cukup jauh dari kecamatan. Jaraknya sekitar 10 menit bila ditempuh dengan kendaraan bermotor menuju ATM terdekat.
Sebagai Agen BRILink, dia melayani kebutuhan warga yang ingin bertransaksi seperti mengirim atau menarik uang tunai, membeli pulsa, membayar listrik, dan lainnya.
“Memang tak banyak sih (untung dari setiap transaksi), tapi Alhamdulliah lah. Bahkan tak sedikit mereka yang langsung pakai kartu ATM-nya untuk berbelanja (transaksi non tunai),” beber Saiful.
“Kadang ada yang tarik (tunai) ratusan ribu sampai sejutaan (rupiah). Tapi kadang ada sesekali yang tarik 2 sampai 5 jutaan bahkan kadang lebih dan bukan satu dua orang saja dalam sehari itu yang narik bahkan lebih. Yang saya takutkan banyak yang tarik tunai dalam jumlah yang besar, tapi saya gak banyak pegang cash,” sambungnya dengan derai tawa.
Namun Saiful mengakui, kendala utamanya sebagai agen BRILink di daerah ini sering terjadi gangguan jaringan. Sebab tak ada jaringan telepon rumah untuk jaringan yang stabil dan satu-satunya hanya mengandalkan jaringan telepon selular.
“Susah jaringan, bahkan pernah sampai berjam-jam lamanya. Terkadang kita mau teleponan biasa masih susah sinyal. Apalagi pakai telepon WA, putus-putus suaranya gak jelas. Begitupun tetap saya jalani karena memang inilah penghasilan tambahan saya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” tuturnya semangat.
Keberadaan agen BRILink UD. Sinaga ini juga dirasakan salah satu warga sekitar, yakni Zul Fadli. Pria berusia 50 tahun itu mengaku sangat terbantu dengan adanya agen BRILink tersebut.
Jika membutuhkan transaksi tarik tunai, lanjutnya, jarak toko tersebut cukup dekat dengan rumahnya dibandingkan ke ATM terdekat. Sebab di daerah tersebut ATM hanya ada di kantor bank.
“Ya pasti sangat terbantu. Bayar listrik, beli pulsa dan lainnya. Apalagi waktu butuh uang cash untuk keperluan sehari-hari, kalau ke bank langsung (tarik tunai di ATM) jaraknya jauh,” kata Zul Fadli, pria yang berprofesi sebagai pekerja borongan bangunan itu kepada Koranmedan.com, Selasa (23/5/2023).***
