
Izinkan Produksi di Reseller, Aat: Berbagi Rezeki
Penulis: Aldi Aulia
MEDAN: koranmedan.com
Tak hanya menjual secara konvensional, Aat Rattan Handycraft juga memasarkan hasil produksi kerajinan rotannya di dunia digital, baik di media sosial maupun e-commerce.
Namun, Muhammad As’at yang akrab disapa Aat mengaku pemasaran di dunia digital tersebut bukan langsung pihaknya yang memasarkan, melainkan para reseller alias dijual kembali oleh orang lain.
“Jujur kalau menjual online langsung belum sempat, karena masih fokus produksi. Tapi orang lain yang jual (reseller) online,” ucapnya saat diwawancarai, Jumat (9/6/2023).
“Gak masalah sih bagi saya. Bisa dibilang berbagi rezeki aja karena mereka juga lah yang memasarkan produksi kami,” sambung Aat.
Lanjut Aat, ia mengaku dirinya sering mengikuti seminar-seminar UMKM yang difasilitasi pemerintah setempat untuk menambah wawasan dalam memajukan usaha.
Tak hanya itu, Aat juga mengaku rutin mengikuti pameran-pameran UMKM untuk membantu memasarkan produksi kerajinannya.
“Sering (ikut seminar). Bahkan pernah juga dapat bantuan dari pemerintah, baik bantuan uang dan peralatan kerja. Alhamdulillah, bantuan itu sangat membantu,” ucapnya.
“Sering juga ikut pameran. Terakhir tahun lalu ikut pameran di Lapangan Banteng Medan (Pasar Rakyat Simpedes),” sambungnya.
Belakangan Aat juga menyadari kemajuan teknologi memudahkan dalam menjalankan bisnisnya. Sebagai nasabah BRI, aplikasi BRI Mobile (BRImo) sangat membantunya.
“Jadi saat ada yang memesan, konsumen langsung mentransfer dan saya bisa lihat langsung dari aplikasi (BRImo). Apakah uangnya sudah masuk atau belum. Jadi gak repot-repot lagi ngeceknya ke ATM,” beber Aat.
“Bahkan tak jarang konsumen yang datang langsung ke sini (bengkel) bayarnya transfer atau pakai barcode ini (QRIS BRI). Itu memudahkan jadi kalau belanjanya jumlah besar gak capek-capek hitung-hitung uangnya lagi. Intinya sangat memudahkan kita dalam bertransaksi,” pungkas pengrajin berusia 46 tahun itu.
Terpisah, Kepala Unit BRI Andam Dewi, Charles Manurung, membeberkan kemudahan menggunakan aplikasi BRImo. Ia menyebut aplikasi ini sangat memudahkan para nasabah BRI dalam transaksi perbankan secara digital.
“Dengan aplikasi BRImo ini kita sudah bisa apa saja. Selain transfer, bisa juga beli pulsa, bayar cicilan, bayar BPJS, bayar tagihan dan beli token listrik, dan lainnya. Bahkan pakai BRImo kita bisa tarik tunai di ATM tanpa pakai kartu lagi. Jadi sekarang ini zamannya serba simpel,” tuturnya kepada koranmedan, belum lama ini.
Sementara mengutip dari bri.co.id/qris, ada dua manfaat penggunaan QRIS. Pertama, transaksi menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat memangkas waktu antrian. Kedua, QRIS dapat diterima oleh seluruh e-wallet dari berbagai metode pembayaran dengan maksimal pembayaran Rp2 juta per transaksi.
Masih dari laman tersebut, bagi individu yang ingin membuat QRIS BRI syaratnya cukup mudah. Antara lain membuka rekening BRI, mengisi form yang telah disediakan, sediakan identitas diri seperti KTP dan NPWP.***
