Sekretaris Karang Taruna Dairi Sumbang 300 Bibit Kopi

SUMBUL: koranmedan.com
Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan melakukan penanaman bibit kopi sebanyak 300 batang bersama kelompok tani Maduma Desa Pegagan Julu V Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi, Selasa (28/6/2023).
Bibit kopi sebanyak 300 batang tersebut merupakan sumbangan dari Sekretaris Karang Taruna Dairi Dimitria Berutu.
Dimitria Berutu menyebut, saat ini kopi menjadi salah satu gaya hidup khususnya bagi penikmat kopi seperti di kota besar. Hal tersebut menjadi potensi bagi Dairi sebagai daerah penghasil kopi yang luar biasa dengan cita rasa yang nikmat.
“Oleh karena itu mari kita ajak anak-anak muda untuk kembali menggeluti dunia pertanian karena pertanian juga bisa menjadi sektor andalan dalam mempertahankan kedaulatan pangan,” sebut Dimitria.
Pertanian itu, kata Dimitria, harus digalakkan dari anak muda karena zaman dan teknologi semakin berubah sehingga perlu beradaptasi. Pertanian saat ini, secara perlahan akan menuju digitalisasi. Pertanian menjadi salah satu faktor pendorong peningkatan ekonomi. Apabila tidak dilanjutkan oleh anak muda, maka tidak ada keberlanjutan ke depannya.
“Dalam mengembangkan sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Dairi mengemban misi pembangunan, yakni meningkatkan kualitas hidup petani dan kesejahteraan masyarakat secara umum dengan sistem pengelolaan pertanian dan industri pertanian yang cerdas dan modern serta mampu memberikan nilai tambah produksi pertanian,” ucap Dimitria.
Sementara Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Dairi Robot Simanullang usai tanam kopi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Dairi di bawah kepemimpinan Bupati Dairi Eddy Berutu telah menyediakan banyak fasilitas sarana dan prasaran pertanian.
Para petani hingga saat ini, kata Robot, masih kesulitan dalam menerapkan sistem pertanian yang baik. Oleh karena itu peran dari pemerintah sangat diperlukan dengan memberikan edukasi tentang pertanian yang dimulai dari hulu ke hilir.
Selain itu, lanjut Robot, peran dari kaum milenial juga sangat diperlukan dalam mengembangkan sektor pertanian di Dairi khususnya pertanian komoditi unggulan.
“Harapan kami, orang muda di Dairi tertarik menjadi petani. Saat ini kita juga sedang menggalakkan pembentukan para petani milenial,” kata Kadis didampingi Kepala Bidang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Sukaedah Angkat.*** (mata)
