Walau Terlambat 6 Jam, Gubsu Tetap Sambut Pemulangan Jamaah Haji Kloter I

Gubsu H. Edy Rahmayadi foto bersama jamaah haji Kloter I Mandailing Natal di Asrama Haji Medan.
MEDAN: koranmedan.com
Walau pemulangan jamaah haji Kloter pertama asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terlambat sekitar 6 jam dari jadwal ditentukan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H. Edy Rahmayadi tetap hadir di Asrama Haji Pangkalan Mansyur Medan menyambut kedatangan jamaah.
Gubsu dalam sambutan singkat mengucapkan selamat datang kembali ke tanah air, semoga menjadi haji yang mabrur.
Gubsu juga berharap kepada para haji dan hajjah setiba di kampung halaman dapat menjadi tauladan bagi masyarakat sekitar. “Semoga menjadi haji mabrur dan menjadi teladan bagi masyarakat dengan predikat haji yang disandang,” ucap Gubsu Edy.
Usai memberikan sambutan Gubsu menemui jamaah sekaligus diabadikan bersama Kakanwil Kemenagsu H. Ahmad Qosbi Nasution dan unsur Muspida Mandailing Natal.
Terkait dengan keterlambatan tibanya jamaah di tanah air, Kakanwil Kemenagsu menyebutkan semula dijadwal tiba di KNO, (4/7/2023) pukul 08.35 WIB. Namun terjadi dua kali penudaan di Bandara Jeddah, sehingga jamaah asal Mandailing Natal tersebut mendarat ( 5/7/2023) pukul 03.00 WIB. “Terlambat sekitar 6 jam, hal ini tak lain kemungkinan kesibukan di Bandara Jeddah mengingat hari yang sama kepulangan jamaah dari berbagai negara meninggalkan tanah suci,” ungkap Qosbi Nasution yang pernah menjabat Kakan Kemenag Mandailing Natal.
Ia bersyukur jamaah asal Mandailing Natal kembali ke tanah air dalam keadaan utuh sebanyak 360 orang.
Menanggapi tentang pemberian 10 liter air zam-zam bagi setiap jamaah, Qosbi yang sebelumnya Kabag Sekretaris Kanwil Kemenagsu mengatakan, pemberian 10 liter merupakan kebijakan nasional akan ditidaklanjuti secara terperinci. Untuk kloter awal jamaah diberikan 5 liter air zam-zam. Selanjutnya akan didistribusikan langsung kepada jamaah haji lewat petugas di Kanwil Kemenagsu, Kandepag di Kota atau Kabupaten, dan KUA Kecamatan maupun Penyuluh Kemenag di pedesaan. “Kita tidak akan menyusahkan jamaah dalam pendistribusikan air zam-zam tersebut, pihak Depag akan langsung mengantarnya ke tempat tinggal jamaah,” jelas Qosbi sembari menunggu pihak Garuda mendatangkan air zam-zam tersebut.
Terkait kepulangan Kloter 2 asal Deli Serdang, Ahmad Qosby belum dapat memprediksi kedatangan pesawat di Bandara KNO, bercermin dari tibanya jamaah kloter pertama.*** (Hus)
