Aerasi Nano-Buble Oxygen pada Kolam Terpal, Program Tim Dosen UNIMED di Pakpak Bharat

MEDAN: koranmedan.com
Tim dosen dari Universitas Negeri Medan (UNIMED) dinilai sukses melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat dengan tajuk kegiatan Aerasi Nano-Buble Oxygen pada Kolam Terpal Kelompok Masyarakat Tani Karina, Desa Kuta Dame Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut didanai UNIMED melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dimulai pada Mei 2023 dan telah dilaksanakan pendampingan serta serah terima alat kepada mitra.
Tim pelaksana kegiatan berjumlah tiga orang, terdiri dari Ketua Eka Dodi Suryanto S.Pd, M.T dengan anggota Dr. Amirhud Dalimunthe ST, M.Kom dan Ayu Elvana, S.Pd, M.Biomed.
Ketua pengabdian Eka Dodi sekembali menjalankan program mengatakan, latar belakang dari pelaksanaan kegiatan program kemitraan masyarakat itu antara lain untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra dalam usaha budidaya ikan kolam terpal berupa ikan nila.
Lebih lanjut Dodi menyebut, masalah lain yang dihadapi mitra yakni banyak benih ikan yang mati pada saat proses pembibitan dan masa awal pembesaran.
“Berdasarkan keterangan mitra, masalah yang dihadapi karena kurangnya oksigen dan sirkulasi air yang rendah pada kolam terpal. Selain itu, pertumbuhan ikan juga kurang maksimal karena ikan menjadi kurang aktif dalam bergerak dan mecari makanan,” katanya kepada wartawan di Medan, Selasa (19/9/2023).
Sebelum menjalankan program, lanjut Dodi, pihaknya lebih dulu melakukan survey lapangan ke lokasi. Selanjutnya pihaknya melakukan observasi dan wawancara dengan mitra terkait permasalahan yang dihadapi dalam menjalankan budidaya ikan nila di kolam terpal.
“Banyak ikan yang mati pada usia muda dan masih berukuran kecil. Hasil panen yang diperoleh juga kurang maksimal karena ukuran ikan tidak dapat tumbuh secara maksimal. Hal ini disebabkan karena ikan kurang aktif dan juga ada bibit ikan betina yang cepat melahirkan sehingga pertumbuhan ikan menjadi terhambat,” ungkap Dodi.
Berdasarkan permasalahan tersebut, kata Dodi, pihaknya memberikan salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi tersebut.
Solusi yang ditawarkan, sambung Dodi, adalah dengan menerapkan teknologi Aerasi Nano-Buble Oxygen pada kolam terpal. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kadar oksigen yang terlarut dalam air. Sehingga kebutuhan oksigen untuk ikan terpenuhi.
“Selain itu, kami juga memberikan solusi berupa water circulating system untuk menjaga agar air kolam tetap bergerak dan bersirkulasi. Teknologi ini juga diharapkan dapat meningkatkan aktifitas dan pertumbuhan ikan secara maksimal,” beber Dodi.
Sementara Ketua Kelompok Tani Karina, Qamaruzzaman Berutu S.Pd mengucapkan terima kasih kepada Rektor UNIMED, Ketua LPPM UNIMED dan tim dosen UNIMED yang telah melaksanakan pengabdian.
Ia berharap kegiatan ini dapat terus ditingkatkan dan berkelanjutan agar masyarakat dapat menerima manfaat dari penerapan ilmu akademik di kampus.
“Saya juga berharap semakin banyak manfaat yang diperoleh masyarakat melalui kegiatan kampus lainnya di desa kami,” kata Qamaruzzaman Berutu.*** (War)
