Pembangunan Jalan Kuta Buluh-Lau Perimbon akan Selesai 150 Hari Kerja

DAIRI: koranmedan.com
Pembangunan infrastruktur memberikan peranan yang sangat penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kami selaku aparatur pemerintah terus berupaya melakukan komunikasi dengan pimpinan yang ada di provinsi maupun pusat untuk
penyediaan infrastruktur di Dairi, baik melalui hibah, program kerja, dan lainnya.
Demikian Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu saat melakukan pemantauan pembangunan Jalan Kuta Buluh-Lau Perimbon Kecamatan Tanah Pinem, Rabu (13/9/2023).
Kunjungan kerja Bupati Dairi didampingi tim dari kabupaten serta camat tanah Pinem Sion Sembiring, dan lainnya.
Bupati Eddy juga meyebut tentang keterbatasan anggaran, maka pembangunan dilaksanakan berdasarkan skala prioritas. “Untuk itu kami berharap masyarakat dapat maklum,” sebutnya.
Bupati juga menyampaikan, setelah selesai nantinya pembangunan jalan, maka Dinas Perhubungan Kabupaten Dairi harus memasang rambu-rambu di sepanjang jalan.
“Memasang lampu penerang tenaga surya, dan memasang mata kucing sebagai penanda batas agar pengendara tidak keluar dari jalur,” kata Bupati Eddy.
Sementara Jeki Purba selaku pengawas lapangan menyampaikan pembangunan jalan senilai Rp.3.675.123.000,45 tersebut telah memberdayakan masyarakat setempat selama proses pembangunannya.
“Kami tetap berupaya semaksimal mungkin untuk memperkerjakan masyarakat dalam proyek. Melalui pekerjaan-pekerjaan ringan seperti konstruksi penggalian, pengadukan semen, dan sebagainya. Sedangkan untuk pekerjaan yang berat, kita tetap menggunakan tenaga kerja yang terkualifikasi,” ujarnya.
Sedangkan konsultan proyek Tohap Sihombing menyampaikan, dana pengerjaan Jalan Kuta Buluh-Lau Perimbon bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Dairi dan direncanakan rampung pada 9 Desember 2023 atau sekitar 150 hari kerja.
“Jalan di dibangun menggunakan hotmix dengan lebar tiga meter. Pada sisi jalan, kita juga akan memasang rigid atau beton bertulang, sehingga total lebar jalan 4.2 meter. Jadi nanti mobil mini bus bisa lewat dengan nyaman,” kata Sihombing.*** (mat dia)
