Audiensi ke Pemprov DKI, Forum Pimred Sampaikan Gagasan Perkembangan Media di Era Digital
JAKARTA: koranmedan com
Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI), Senin (2/10/2023) pagi melakukan audiensi ke Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota (Pemprov DKI) Jakarta. Dalam pertemuan itu, Pemprov DKI Jakarta diwakili Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko.
Ketua Umum Forum Pimred Multimedia, Bernadus Wilson Lumi mengungkapkan, pihaknya perlu membangun kemitraan dengan Pemprov DKI Jakarta dalam menyikapi perkembangan yang begitu pesat pada bidang media di era digital.
“Kehadiran Forum Pimred tentunya menjadi sarana edukasi dan advokasi bagi para wartawan. Agar kedepan terbangun kolaborasi pemerintahan dengan media dalam menyampaikan program pembangunan untuk Jakarta khususnya agar lebih maju,” ujar pria yang akrab disapa Wilson itu.
Sisi lain, Sekjen FPRMI, Solihin mengharapkan kemitraan FPRMI dengan Pemprov bisa terbangun lewat forum kunjungan hari ini.
“Kedepan kita ingin hubungan Pemprov dan FPRMI bisa lebih erat lagi. Tentunya dalam membantu berbagai program pembangunan di Jakarta terlebih setelah perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) 2024,” katanya.
Sementara, Ketua FPRMI DKI Jakarta, Abi Junaidi menjelaskan jika keberadaan FPRMI tidak untuk mengeleminir organisasi kewartawanan lainnya.
“Keberadaan kita, untuk mempererat silaturahmi wartawan di Indonesia agar terus eksis menyikapi perkembangan media digital sekarang ini,” katanya.
Sementara Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Sigit Wijatmoko menyambut baik kedatangan Forum Pimred Multimedia (FPRMI). Apalagi, sambungnya, keberadaan FPRMI dalam rangka mengedukasi dan mengadvokasi wartawan di Indonesia, termasuk di Jakarta.
“Tentunya kami menyambut baik kedatangan FPRMI. Kedepan kita harapkan FPRMI lebih eksis dalam menjaga etika jurnalistik wartawan dalam hal pemberitaan,” katanya.
Lebih jauh, Sigit mengharapkan adanya ruang pemberitaan bagi pejabat di tingkat lurah atau pun camat. Sebab, dikatakanya hal itu akan melahirkan efek positif bagi pengawasan program pembangunan di tingkat terbawah.
“Karena kita ingin pembangunan di Jakarta bisa terlaksana dan diketahui oleh masyarakat secara luas,” katanya didampingi Kepala Bidang Informasi, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Pemrov DKI Jakarta, Koharudin.*** (Ril/War)
