ZIS Baznas Sumut Capai Rp2,4 Miliar, Pj Gubsu Harapkan Kesadaran Masyarakat Terus Meningkat
Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Hassanudin foto bersama usai menyerahkan pendistribusian Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) Triwulan III Tahun 2023 yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubsu Jalan Sudirman 41 Medan, Jum’at (13/10/2023).
MEDAN: koranmedan.com
Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Hassanudin berharap kesadaran masyarakat untuk membayar zakat, memberi infak dan sedekah terus meningkat. Meningkatnya kesadaran masyarakat, juga akan meningkatkan jumlah masyarakat mustahik yang bisa dibantu.
Pada triwulan III tahun ini, Baznas Sumut berhasil mengumpulkan Rp 2,4 miliar dana untuk disalurkan kepada mustahik (penerima ZIS). Zakat disalurkan kepada fakir miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin dan lainnya.
“Ini (fakir miskin) tanggung jawab kita bersama, sesuai syariat Islam ada hak orang lain dari pendapatan kita, semua ada ketentuannya baik secara syariat dan juga regulasi negara kita, saya harap kesadaran masyarakat kita untuk berzakat, bersedekah terus meningkat,” kata Pj Gubsu Hassanudin pada acara Penyerahan dan Pendistribusian Zakat, Infak dan Sedekah Triwulan III di Aula Tengku Rizal Nurdin Jalan Sudirman 41, Medan, Jumat (13/10/2023).
Pj Gubsu Hassanudin juga mengapresiasi upaya Basnaz Sumut yang terus meningkatkan kesadaran masyarakat membayar zakat. Dia memastikan akan memberikan dukungan penuh untuk memperlancar program-program Baznas Sumut.
“Apa yang perlu saya lakukan untuk memperlancar program Baznas akan saya lakukan, saya sangat apresiasi program-program Baznas Sumut dan juga transparansi yang dilakukan,” kata Hassanudin.
Sementara Ketua Baznas Sumut Prof. Dr. H. Mohammad Hatta mengatakan, berdasarkan data BPS tahun 2022 penduduk miskin di Indonesia mencapai 26,3 juta jiwa. Di Sumut sendiri pada periode yang sama angka kemiskinan turun 0,18 poin, dari 8,33% menjadi 8,15%.
“Memang bukan sepenuhnya karena zakat, infak dan sedekah yang terus meningkat di Sumut, tetapi apa yang kita lakukan insha Allah memberi andil mengurangi kemiskinan di Sumut,” kata Prof. Hatta.
Prof. Hatta memastikan pihaknya akan melakukan distribusi secara transparan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap dana umat. Apalagi, potensi zakat Sumut mencapai Rp1,8 triliun per tahun, menurut Hatta yang tentu akan berpengaruh besar membantu mengurangi angka kemiskinan.
“Potensi zakat kita itu sampai Rp1,8 triliun, bila itu kita maksimalkan tentu akan sangat membantu mengurangi fakir miskin, membantu saudara kita yang terkena musibah, termasuk yang bukan muslim,” kata Prof. Hatta.
Pada kesempatan tersebut Pj Gubsu Hassanudin juga menyerahkan secara simbolis Rp 296 juta kepada mustahik. Sisanya akan disalurkan melalui transfer bank dan juga pengiriman secara langsung.
Turut hadir pada kesempatan itu Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho, Kakanwil Kemenag Sumut Ahmad Qosbi serta unsur Forkopimda Sumut. Hadir juga perwakilan dari BUMD Sumut, PTPN serta stakeholder lainnya. *** (Zulmar)
