Dr. Sontang: Zikir “La ilaha illalloooh” Dapat Membersihkan Hati dan Jiwa
Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si (berdiri kanan) saat menyampaikan cara mengaktifkan Zikir talqin yang berguna untuk penyucian diri pada Pengajian Rutin Persatuan Perempuan Tauhid Tasawuf (P2T) yang digelar di komplek SMP Hikmatul Fadhillah Jalan Panglima Denai/Jalan Jermal VII Ujung Medan, Sabtu (9/12/2023).
MEDAN: koranmedan.com
Dosen Hiper Methafisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara (FMIPA USU) Khalifah Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si yang juga Kepala Laboratorium Fisika Inti (Nuklir) FMIPA USU menyebutkan, Zikir talqin “La ilaha illallloh” yang diulang-ulang dapat membersihkan hati dan jiwa dari segala macam kotoran zahir maupun batin.
Hal itu diungkapkan Dr. Sontang pada Pengajian Rutin Persatuan Perempuan Tauhid Tasawuf (P2T) yang digelar di komplek SMP Hikmatul Fadhillah Jalan Panglima Denai/Jalan Jermal VII Ujung Medan, Sabtu (9/12/2023).
Hadir saat itu, Dato’ Hj Hikmatul Fadhillah, SE, MM beserta unsur Pengurus P2T Kota Medan Sumut.
Lebih lanjut kata Dr. Sontang, untuk lebih mengaktifkan Zikir talqin tersebut adalah dengan menegakkan lidah menyentuh langit-langit mulut sembari melafalkan zikir “La ilaha illalloooh” dengan tarikan nafas sistem 4-7-8. Ulangi terus berkali-kali hingga semampunya.
Terapi menegakkan lidah hingga menyentuh langit-langit sembari menyebut zikir talqin secara berulang-ulang, kata Dr. Sontang, dapat menjadi sarana ampuh untuk membersihkan hati (qalbu/jantung) serta dapat menyehatkan jiwa (fisik) setiap orang.
Dalam tinjauan ilmiah anatomi kedokteran disebutkan Dr. Sontang, ketika lidah ditegakkan sehingga menyentuh langit-langit saat mengucapkan “La ilaha illalloooh” dan dengan melakukan teknik segitiga pernafasan 4-7-8 sehingga menjadikan saklar bioelektrik tubuh menjadi berenergi yang berfungsi untuk mengaktifkan Organ Sela Turcica dan sumber hormon utama Pituitary (Master Gland) dan hormon yang dapat menyenangkan dan menyehatkan tubuh (Hormon Serotonin dan Melatonin), kata Sontang mengutip pendapat Prof. Dr. Andrew Weil dari Universitas Arizona.
“Disinilah pentingnya Zikir “La ilaha illalloooh” dalam kehidupan sehari-hari, orang yang rajin dan rutin berzikir talqin akan berpengaruh kepada Sinoatrial Node (SAN) Jantung, yaitu mengaktifkan sinoatrial node dalam lapisan jantung, melancarkan aliran darah, dan sebagai amalan berguna di dunia maupun di akhirat kelak,” papar Dr. Muhammad Sontang Sihotang.
Metoda Zikir talqin ini, sebut Dr. Sontang, penting diamalkan setiap insan agar lebih mengetahui atau mengenal dirinya guna lebih mengenal Tuhannya (Alloh) “Man arafa nafsahu faqad arafa Rabbahu,” (Sabda Rasulullah dan pendapat Ulama Imam Al-Ghazali dalam kitabnya Kimiya As-Sa’adah), sebutnya.
Dijelaskan Dr. Muhammad Sontang, metoda zikir Metafisika Tasawuf ini merupakan proses mengenal diri untuk mengenal Sang Pencipta yaitu Alloh SWT. Mengenal Alloh melalui metoda Metafisika Tasawuf sangat riel, realistik, logis dan terukur serta dapat dirasakan melalui proses rutinitas adabiah, ilmu, amal, ilmiah dan amaliah dengan bimbingan guru atau Mursyid.
“Orang-orang yang beriman hanya dengan mengingat Allah (Zikrullah) hati menjadi tenteram” ,“Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan ?” kata Muhammad Sontang mengutip Al-Qur’an Surat Ar-Ra’du ayat 28 dan Surat Az-Zariyat Ayat 21, sebagai dalilnya.
Metafisika Tasawuf dengan berlatih mengingat Alloh melalui zikir talqin lanjut Sontang, dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai amal ibadah guna membersihkan hati dari titik noda dan dosa di hati (qalbu/jantung) bahkan mampu menyehatkan jiwa dan raga, pungkas Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si.*** (War)
