Baskami Ginting: Persoalan Pendidikan, Kesehatan dan infrastruktur Masih Menjadi Masalah Utama
MEDAN: koranmedan.com
Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Drs. Baskami Ginting mengatakan, pihaknya telah melakukan kegiatan serap aspirasi pada sepuluh kecamatan di Kota Medan.
Kesepuluh kecamatan tersebut yaitu, Kecamatan Medan Polonia, Medan Baru, Medan Tuntungan, Medan Barat, Medan Selayang, Medan Johor, Medan Maimun, Medan Sunggal dan Medan Helvetia.
Politisi PDI Perjuangan itu menyebut, temuan yang menjadi usulan masyarakat untuk menjadi perhatian dan masalah dasar bagi pemerintah setempat terkait bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.
“Selama melakukan reses di daerah pemilihan (Dapil) saya mendatangi warga dan berdialog dengan para pedagang, banyak sekali persoalan yang saya dapat terutama soal pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,” ungkapnya, Jumat (26/1/2024).
Masalah infrastruktur misalnya, menurut Baskami banyak warga yang mengeluhkan tersumbatnya parit seperti di wilayah Jalan Berdikari Medan Baru.
“Ada juga warga yang meminta jalan di gang-gang rumahnya agar diperbaiki karena kerap memunculkan kubangan air ketika musim hujan tiba,” tambahnya.
Persoalan pendidikan, kata Baskami sebagian keluarga yang tergolong prasejahtera mendambakan Kartu Indonesia Pintar untuk pendidikan anaknya.
“Mereka tergolong tidak mampu, di saat anak-anak butuh dana sekolah, tidak sanggup membayar. Saya khawatir anak-anak itu putus sekolah,” jelasnya.
Belum lagi, kata Baskami, persoalan kesehatan dan kesejahteraan sosial.
“Banyak masyarakat tidak mendapatkan PKH dan Bansos Lansia. Juga pelayanan kesehatan UHC itu harus ditingkatkan,” ungkapnya.
Baskami berharap masukan dari warga nantinya dapat diselesaikan pemerintah daerah selaku eksekutif.
“Sehingga reses DPRD bukan hanya seremonial tapi harus langsung diselesaikan secara kongkrit,” harap Baskami.*** (Tati R)
