Dosen USU Harapkan Capres RI Terpilih 2024-2029 Bentuk Kementerian Pemberdayaan Masyarakat dan Pengentasan Kemiskinan
Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si.
MEDAN: koranmedan.com
Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara (FMIPA USU) Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si mengharapkan agar Calon Presiden Republik Indonesia (Capres RI) terpilih periode 2024-2029 membentuk Kementerian/Departemen Pemberdayaan Masyarakat dan Pengentasan Kemiskinan sebagai pengganti Departemen Sosial (Depsos).
Hal itu diperlukan, kata Dr. Sontang kepada Koranmedan.com usai pertemuan Tim Kluster Keilmuan Tata Kelola Limbah dan Inovasi Produk FISIP USU yang diketuai Dra. Dara Aisyah, M.Si, Ph.D dengan Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) PT INALUM Ali Hasian Harahap di Rumah Kalsium RM Babussalam Jl. Sm raja 70 Simpang Limun Medan, Selasa malam (23/1/2024).
Menurut Dr. Sontang, Kementerian Pemberdayaan Masyarakat dan Pengentasan Kemiskinan perlu dibentuk oleh Capres RI Terpilih periode 2024-2029 untuk lebih memfokuskan kinerja pemerintahan pada upaya peningkatan kemahiran untuk menggerakkan potensi yang dimiliki warga pada kegiatan produktif dalam pemanfaatan sumberdaya alam termasuk limbah desa guna menghasilkan berbagai produk keperluan warga, utk pengembangan usaha yang laku dijual ke pasar sekaligus menjadi solusi mengentaskan masalah kemiskinan yang tak kunjung usai di berbagai periode kepemimpinan .
Usul ini sebut Dr. Sontang yang juga Ketua Jam’iyyah Ahlith Thariqoh Al Muktabarah An Nadliyyah Provinsi Sumatera Utara (JATMAN Sumut) agar kepemimpinan Capres RI terpilih periode 2024-2029 berhasil guna menuju Indonesia yang lebih baik, sejahtera, adil dan makmur.
Untuk memastikan Kementerian Pemberdayaan Masyarakat dan Pengentasan Kemiskinan tersebut dapat bergerak dan berjalan sesuai harapan, Dr Sontang secara pribadi siap memberi rekonstruksi dan formula yang tepat melalui mekanisme rekayasa sosial atau social engineering. “Bahkan seorang penyandang disabilitas sekalipun bisa diberdayakan untuk produktif,” pungkas Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Langkat.*** (War)
