Realisasi PAD Dishub Kota Tanjungbalai 2023 Merosot, Ini Penyebabnya
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tanjungbalai, Amran Sanusi Rambe, S.Sos, M.SP (menghadap lensa) saat ditemui wartawan di ruang kerjanya.
TANJUNGBALAI: koranmedan.com
Sejak dipimpin Amran Sanusi Rambe sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungbalai, instansi yang dipimpinnya mengalami penurunan dalam realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2023.
Dari data realisasi PAD diterima wartawan yang bersumber dari BPKPAD Kota Tanjungbalai per 31 Desember 2023 terungkap.
Realisasi PAD Dinas Perhubungan Kota Tanjungbalai Tahun Anggaran 2023 ternyata berkurang Rp.58.866.000,- sedangkan dari realisasi yang berhasil dicapai pada tahun sebelumnya sebesar Rp.202.280.000,-
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tanjungbalai Amran Sanusi Rambe saat dikonfirmasi di kantornya menjelaskan, tidak tercapainya target realisasi PAD Tahun 2023 disebabkan retribusi yang bisa diterapkan efektif di Dinas Perhubungan hanya retribusi parkir penggunaan bahu jalan umum. Untuk retribusi parkir yang lain belum efektif.
“Capaian target Tahun 2023 menurun itu karena yang efektif berlaku hanya untuk retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum saja, sedangkan untuk yang lainnya seperti retribusi pelayanan pelabuhan atau tambatan kapal. Ada benturan yang terjadi kepada petugas dalam menjalankan regulasi yang ada,” ucap Amran Sanusi Rambe, S.Sos, M.SP kepada wartawan, Selasa (23/1/2024) di ruang kerjanya.
Terhadap menurunnya realisasi PAD Tahun 2023 dengan Tahun 2022 Kadis Perhubungan menyebutkan bahwa itu terjadi akibat ada beberapa titik parkir yang sudah tidak lagi menjadi sumber PAD di Perhubungan Kota Tanjungbalai.
“Ada beberapa titik parkir yang tidak menjadi sumber PAD Dishub lagi di Tahun 2023, seperti Parkir di RSUD, sudah dikelola sendiri oleh BLUD,” ungkap Amran Sanusi Rambe.*** (Syafrizal Manurung)
