50 Anggota DPRD Medan 2024-2029 Terpilih 90 Persen Wajah Baru
MEDAN: koranmedan.com
Sosok Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Medan terpilih pada Pemilu 14 Februari 2024 lalu untuk masa bhakti 2024-2029 berdasarkan Rapat Pleno KPU Medan, Selasa (12/3/2024) 90 persen wajah baru.
Berikut Daftar 50 Nama Caleg Terpilih DPRD Medan Periode 2024-2029:
PDIP : 204.228 suara ( 9 Kursi):
1. Roby Barus (10.354 suara, Dapil I)
2. Lily,MBA ( 7.239 suara, Dapil I)
3. Margaret MS (13.403 suara, Dapil 2)
4. Wong Chun Sen (12.408 suara, Dapil 3 )
5. Paul Mei Anton Simanjuntak (9.087 suara, Dapil 3)
6. Agus Setiawan (9.487 suara, Dapil 4)
7. David Roni Ganda Sinaga ( 7.281 suara, Dapil 4 PM)
8. Jusup Ginting Suka (8.395 suara, Dapil 5)
9. Johannes Hutagalung (7.596 suara, Dapil 5)
PKS : 186.789 suara, (8 kursi):
1. Rajuddin Sagala (17.582 suara, Dapil 1)
2. Zulham Effendi (5.244 suara, Dapil 2)
3. Doli Indra Rangkuti (5.786 suara, Dapil 3)
4. Datuk Iskandar Muda (3.725 suara, Dapil 3)
5. dr.Ade Taufiq (9.905 suara, Dapil 4)
6. Sri Rezeki (8.168 suara, Dapil 4)
7. Kasman Bin Marasakti Lubis (9.132 suara, Dapil 5)
8. Syaiful Ramadhan (5.114 suara, Dapil 5)
Partai Gerindra : 164.371 suara (6 kursi):
1. Dame Duma Sari Hutagalung (7.611 suara, Dapil 1)
2. Tia Ayu Anggraini (6.329 suara, Dapil 2)
3. Zulkarnaen (12.880 suara, Dapil 3)
4. Antonius Pandapotan Purba (7.632 suara, Dapil 3)
5. Fauzi (5.414 suara, Dapil 4)
6. Salomo Tabah Pardede (5.359 suara,Dapil 5)
Partai Golkar : 138.529 suara (6 kursi)
1. Reza Pahlevi Lubis (11.012 suara, Dapil 1)
2. Hadi Suhendra (10.000 suara, Dapil 2)
3. Modesta Marpaung (9.058 suara, Dapil 3)
4. Elbarino Shah (13.649 suara, Dapil 4)
5. dr.Dimas Sofani Lubis (11.163 suara, Dapil 5)
6. Rommy Van Boy (7.875 suara, Dapil 5)
NasDem : 109.393 suara, (5 kursi):
1. Antonius Devolis Tumanggor (5.974 suara, Dapil 1)
2. Saiful Bahri (10.084 suara, Dapil
3. dr.Faisal Arbie (5260 suara, Dapil 3)
4. Afif Abdilah (13.082 suara, Dapil 4)
5. M.Afri Rizki Lubis (8.512 suara, Dapil 5)
PAN : 85.136 suara, (3 kursi)
1. HT.Bahrumsyah (12.604 suara, Dapil 2)
2. Edwin Sugesti Nasution (7.449 suara, Dapil 3)
3. Edi Sahputra (8.084 suara, Dapil 4)
PSI : 61.644 suara, (4 kursi):
1. Renville P. Napitupulu (4.589 suara, Dapil 1)
2. Reinhart Jeremy Aninditha (3.862 suara Dapil 3)
3. Godfried Effendi Lubis (3.864 suara, Dapil 4)
4. Henry Jhon Hutagalung (1.813 suara, Dapil 5)
Demokrat : 59.756 suara, (4 kursi):
1. Muslim (5.607 suara, Dapil 2)
2. Ahmad Affandi Harahap (3.946 suara, Dapil 3)
3. Dodi Robert Simangunsong (3.583 suara, Dapil 4)
4. Iswanda Ramli (5.496 suara, Dapil 5)
PKB : 44.827 suara, 2 kursi:
1. Roma Uli Silalahi (6.404 suara, Dapil 2)
2. Lailatul Badri (3.817 suara, Dapil 3)
Hanura : 30.499 (2 kursi):
1. Janses Simbolon (10.155 suara, Dapil 2)
2. Eko Afrianta (10.109 suara, Dapil 5)
Perindo : 25.690 suara, 1 Kursi:
1. Binsar Simarmata (4.216 suara, Dapil 5)
Penuh Dinamika
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan Mutia Atiqah saat diwawancarai wartawan usai pelaksanaan pleno hasil pemilu 2024 mengatakan, penetapan rekapitulasi suara di Kota Medan dipenuhi berbagai dinamika.
Salah satunya keberatan dari pada saksi partai dan calon anggota legislatif yang menduga adanya penggelembungan dan penghilang suara di TPS.
Namun dengan waktu yang terbatas, KPU Medan kemudian memasukkan kejadian selama rekapitulasi dalam catatan khusus yang nantinya akan dibahas pada tingkat provinsi.
“Hasil penghitungan rekapitulasi perolehan suara di KPU Kota Medan, telah diselesaikan tentunya dengan dinamika yang terjadi, syukur alhamdulillah sudah bisa diatasi walaupun masih ada beberapa syarat, D keberatan dan D kejadian khusus yang masih harus ditindaklanjuti pada saat pembacaan rekapitulasi perolehan suara KPU Kota Medan ditingkat provinsi,” kata Mutia Atiqa.
Mutia mengatakan, secara umum pemilihan di Kota Medan tidak menemukan kendala. Misal pada pemilihan Presiden, DPR RI, DPD dan DPRD Provinsi.
Namun sebut dia, pembahas sangat alot pada penghitungan suara tingkat Kabupaten dan Kota.
Beberapa calon anggota legislatif menyampaikan keberatan dan membuat laporan ke Bawaslu.
Keberatan itu membuat Bawaslu Medan mengeluarkan saran perbaikan yakni berupa penghitungan suara ulang dengan cara membuka C hasil.
“Ada saran perbaikan dari Bawaslu yang meminta agar hitung ulang dengan cara membuka C hasil atau plano sehingga ini membutuhkan waktu karena bukan hanya satu 2 TPS yang dibuka C pianonya. Tapi bisa satu Kelurahan bahkan satu Kecamatan, ini membutuhkan waktu ini merupakan faktor kenapa perhitungan rekapitulasi suara kota medan ini agak lambat,” kata Mutia.
Didemo Hingga Bawaslu Minta KPU Bongkar Surat Suara
Berbagai peristiwa mewarnai rekapitulasi suara di KPU Medan. Tak hanya protes dari caleg dan saksi caleg, aksi demontrasi juga terjadi di depan Hotel Lee Polonia tempat rekapitulasi suara KPU Medan digelar.
Berdasarkan catatan wartawan, dua hari sebelum rapat pleno selesai puluhan orang menggeruduk rapat KPU Medan.
Mereka meminta agar KPU Medan menjalankan rekomendasi Bawaslu untuk membongkar surat suara lantaran adanya dugaan kecurangan.
Ketua Bawaslu Medan David Reynold mengatakan, tidak semua saran perbaikan dilaksanakan oleh KPU Medan.
“Catatan pertama soalnya adanya saran perbaikan yang kita sampaikan ke KPU Kota Medan tetapi hanya sebagian yang diselesaikan dan sebagian yang tidak diselesaikan,” kata David.
Namun sebut David saran perbaikan tetap mesti diselesaikan pada tingkatan Provinsi.
Kata dia, beberapa hal yang terjadi seperti adanya keberatan dari saksi caleg yang merasa suara hilang atau berkurang.*** (War)
