<img class="size-full wp-image-90320" src="https://koranmedan.com/wp-content/uploads/2024/04/IMG-20240421-WA0007.jpg" alt="" width="1600" height="900" /> <pre><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Kantor BPN Kabupaten Langkat di Jl Imam Bonjol No.2, Kuala Bingai, Stabat, Langkat, Sumut. (Istimewa)</span></span></pre> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">LANGKAT - </span></span><span style="color: #ff0000;"><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">koranmedan.com</span></span></strong></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (PC SEMMI) Langkat mengecam sikap oknum pegawai BPN Langkat yang diduga mengintimidasi media pers online detaksumut.id, jejaring pikiran-rakyat.com.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Saat diperbincangkan dikonfirmasi tentang lima (5) Sertifikat Hak Milik (SHM) di kawasan hutan lindung (Mangrove) Desa Kwala Langkat, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">"Kecam sikap oknum </span></span><a href="https://koranmedan.com/intimidasi-wartawan-kakan-bpn-langkat-didesak-lawan-institute-copot-bawahannya/"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Kasi II BPN Langkat</span></span></a><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> yang meminta wartawan menghapus rekaman dan tidak memperbolehkan wartawan abangda Abdul Rahim Daulay datang ke kantor BPN Langkat," kata Ketua SEMMI Langkat, Mukhti Al </span></span><!--nextpage--><!--nextpage--><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">wi, belum lama ini.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Padahal, seharusnya sikap oknum pegawai BPN tersebut beramah tamah saja, karena wartawan bertugas untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Hak-hak masyarakat ingin mengetahui kelanjutan beritanya. Wartawan pun, sudah menunjukkan kartu identitas persnya serta meminta keterangan konfirmasi yang santun, ujar Alwi.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Oleh karena itu, katanya, SEMMI Langkat meminta Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk segera menyebarkan oknum Kasi II BPN Langkat yang diduga mengintimidasi wartawan.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Tak hanya itu, SEMMI mendesak Kepala Kantor BPN Langkat M Alwy memerintahkan anak buahnya untuk segera meminta maaf kepada masyarakat dan wartawan detaksumut.id.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">“Meminta Kepala Kantor BPN Langkat memberi sanksi tegas dan anak buahnya minta maaf,” kata Alwi.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Senada, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langkat Novian Pratama yang sering disapa Tama.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Tama mendesak AHY menyalakan oknum Kasi II BPN Langkat.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">“Ini tidak boleh diamkan dan diberi sanksi tegas agar pegawai yang lain tidak melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap wartawan,” tegasnya.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Intimidasi persoalan ini, ungkap Tama, sudah kita bicarakan dengan kelompok pelajar di Langkat.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">“Kita akan melihat perkembangan bagaimana ke depan,” tutupnya.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Di sisi lain, HMI dan SEMMI, ungkap Tama, menyoroti mobil dinas Kijang Innova BK 1120 P dengan plat warna hitam yang terparkir di area parkiran kantor BPN Langkat. Mobil tersebut diduga digunakan E.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Berdasarkan peraturan, Tanda Nomor Kendaraan (TNKB) kendaran dinas pemerintah warna merah diganti warna hitam, maka tak sah. Apabila tidak dikeluarkan Kepolisian Negara Republik Indonesia.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Sebelumnya diberitakan, Edi selaku Kepala Seksi Bagian II Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah BPN Langkat sempat meminta wartawan mencatatsumut.id, jejaring pikiran-rakyat.com, Abdul Rahim Daulay untuk menghapus rekaman setelah dikonfirmasi soal Warkah Sertifikat Hak Milik (SHM) di Lingkungan 1 , Desa Kwala Langkat, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin (1/4/2024).</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Usai diwawancarai, Edi diduga marah dan meminta wartawan menghapus rekaman.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Selama ini berhubungansumut.id, terus gencar memberitakan tentang dugaan perusakan/perambahan hutan lindung yang diduga ingin dijadikan kebun sawit.</span></span> <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Sebelumnya telah dilakukan upaya konfirmasi kepada pihak BPN Langkat oleh awak media. Setelah lebih dari 30 menit para awak media menunggu di Kantor BPN Langkat, Selasa (2/4/2024) namun pihak yang berkompeten dari BPN Langkat tak ada satupun yang muncul. (*)</span></span> <strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Wartawan : Riyan </span></span></strong> <strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Redaktur : Zul Anwar</span></span></strong>