PT BKI (Persero) Hadirkan Layanan Verifikasi dan Sertifikasi untuk Save Container Berkelas Dunia
Khairul Mahalli foto bersama peserta dan partnership di sela ASEAN Dynamic Community, Sustainable Economic Growth, Now & Next Empowerment pada Konvensi Verifikasi & Sertifikasi untuk Safe Container (CSC) di Penang, Malaysia, Jumat 26 April 2024.
PENANG: koranmedan com
PT Biro Klasifikasi Indonesia (PT BKI Persero) sebagai salah satu anggota Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ID Survey hadir di berbagai belahan dunia untuk memberikan pelayanan verifikasi dan sertifikasi untuk Safe Container. Visinya adalah menjadi perusahaan jasa penjamin terintegrasi berkelas dunia dan berperan memperkuat kegiatan ekspor-impor Indonesia melalui peningkatan kepercayaan.
Hal itu menjadi point penting dari peranan PT. BKI (Persero) yang disampaikan Senior Advisor PT BKI (Persero) Agus Setyowinarno dalam ASEAN Dynamic Community, Sustainable Economic Growth, Now & Next Empowerment 2024 pada Konvensi Verifikasi & Sertifikasi untuk Safe Container (CSC) di Penang, Malaysia, Jumat 26 April 2024.
Hadir langung dalam konvensi itu Ketua Umum Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) yang juga Ketua Asosiasi Depo Container Indonesia dan Ketua Kadin Sumut Khairul Mahalli.
Lebih jauh dari konvensi itu, Khairul Mahalli kepada Koranmedan.com menyebutkan, Holding BUMN jasa survei (IDSurvey) beranggotakan tiga perusahaan yaitu Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) (Persero) PT SUCOFINDO, dan PT Surveyor Indonesia. “Ketiganya berkolaborasi dalam rangka memperkuat visi untuk membuka cabang di luar negeri.
“Kolaborasi inilah yang memotivasi Holding BUMN ID Survey dalam mencapai visi sebagai TOP 5 Asia Pacific,” kata Khairul Mahalli.
Menurut Khairul Mahalli, kegiatan Holding Engagement cukup penting untuk diikuti jajaran pemimpin BKI, SUCOFINDO, dan Surveyor Indonesia dengan tujuan memperkuat kesatuan visi dan misi dalam menjalankan ID Survey ke depan.
“Visi ID Survey cukup jelas dan dapat dikatakan menantang, namun ID Survey optimis dapat mewujudkan hal tersebut dan membawa Indonesia ke kancah global dengan target pembukaan kantor cabang (IDSurvey) baru di luar negeri,” ungkap Khairul Mahalli.
Sebagaimana harapan Kementerian BUMN, kata Khairul Mahalli, ID Survey diharakan mampu menciptakan nilai tambah, efisiensi, penguatan rantai pasokan, hingga inovasi bisnis model sehingga kian kompetitif dan mampu bersaing tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga memberikan pelayanan jasa survei di pasar global.
“Alhamdulillah PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI sebagai Leader Holding BUMN ID Survey telah berhasil cetak performa kinerja yang positif empat tahun berturut-turut. Guna memastikan kinerja yang terus positif dan berkomitmen untuk memajukan negeri, BKI menetapkan target pada 2029 menjadi Top 20 TIC Company Global,” papar Khairul Mahalli yang juga inisiator pendiri Dewan Rempah Indonesia.
Pada semester 1 tahun 2023, kata Khairul Mahalli, PT BKI berhasil menjalankan program strategis Holding dalam rangka mewujudkan visi perusahaan, diantaranya Green Business IDSurvey serta Kesepakatan dan Kerjasama tentang Jasa Informasi Geospasial.
Tidak berhenti disitu, lanjut Khairul Mahalli terdapat juga program bersama lainnya baik di bidang Human Capital, Pengembangan Usaha, Information and Technology (IT).
“Melalui program yang dijalankan tersebut diharapkan industri jasa survei dapat meningkat sehingga memperkuat perekonomian Indonesia dan memiliki daya saing,” terang Khairul Mahalli.
Peran Jasa Survei
Sebagaimana diketahui, imbuh Khairul Mahalli, jasa survei memiliki peran kritikal dimana perusahaan memiliki tugas dan wewenang untuk memastikan kelayakan suatu barang dan jasa sehingga baik secara langsung ataupun tidak langsung dapat memberikan rasa aman terhadap konsumen.
“Seiring perkembangan zaman, jasa survei tidak hanya memiliki peranan jasa pemastian namun juga memiliki peran yang mendukung atas ketersediaan data dan informasi perdagangan dan industri nasional,” pungkas Khairul Mahalli melaporkan dari Penang, Malaysia.*** (War)
