Dosen USU Dr. Sontang: Saatnya Indonesia Terapkan Program “One Village One Product Innovation”
Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M Si.
MEDAN: koranmedan.com
Pakar Filsafat Kebijakan Publik yang juga Dosen Universitas Sumatera Utara (USU) Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si berpendapat, jika Indonesia ingin maju, maka sudah saatnya menerapkan program “One Village One Product Innovation” atau satu dusun satu produk unggulan hasil inovasi.
Hal itu diutarakan Dr. Sontang saat berdiskusi dengan sejumlah pengamal tarekat di Rumah Makan Ummat Babussalam Jl. Sm raja No. 70 Simpang Limun Medan, Senin (6/5/2024).
Dijelaskan Dr. Sontang, produk-produk yang diciptakan bisa menggunakan bahan-bahan baku lokal mulai dari sumberdaya alam yang tersedia maupun dari sumberdaya terbarukan seperti dari limbah organik dan limbah non organik yang tersedia di dusun setempat.
Dari sumberdaya alam yang tersedia seperti batu, pasir dan tanah dapat dibuat menjadi bahan bangunan berupa batu bata, conblok dan batako atau bahan kerajinan tangan.
Begitu juga dengan sumberdaya terbarukan dari limbah dapat dibuat berbagai produk. Seperti limbah plastik bisa dibuat conblok, minyak bensin, cetakan atau mal seni ukir. Kemudian limbah pertanian seperti batang padi bisa dibuat pupuk, arang briket atau pelet cofering pembakaran. Sampah ranting dan daun tanaman juga bisa dibuat pupuk kompos atau arang briket.
Selanjutnya, papar Dr. Sontang, sampah atau limbah dapur rumah tangga jika dihimpun menjadi satu dalam keadaan basah bisa dibuat pupuk organik atau pupuk probiotik dan bila dikeringkan bisa dibuat arang briket.
“Khusus limbah tulang ikan, kulit kerang/kepah, kulit telur bisa dibuat tepung kalsium untuk aneka produk kesehatan. Sangat banyak manfaat dari kemauan mengolah sampah/limbah menjadi emas. Persoalannya mau atau tidak?,” kata Dr. Sontang yang juga dikenal sebagai Kepala Laboratorium Fisika Nuklir Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara (FMIPA) USU.
Agar program “One Village One Product Innovation” atau satu dusun satu produk unggulan hasil inovasi tersebut dapat terwujud di Indonesia, Dr. Sontang sebagai ahli Social Engineering atau ahli Rekayasa Sosial berharap agar Pemerintah Indonesia dapat mempercayakan atau memberdayakan dirinya sebagai manajerial pemberdayaan masyarakat desa dan pengentasan kemiskinan di kementerian atau departemen khusus.
Untuk berbicara langsung dengan Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si dapat menghubungi Hp/WA +62 813-6201-0112 atau +62 822-3652-6520.*** (War)
