Ketua Kadin Sumut dan Balon Bupati Aceh Barat Tinjau Rumah Produksi Kripik Ekspor
Ketua Kadin Sumut Khairul Mahalli dan Balon Bupati Aceh Barat Amiruddin serta lainnya foto bersama Muhdi, SAg pimpinan UMKM Kreasi Lutvi (dua kiri) di lokasi Rumah Produksi Kripik Ekspor Desa Tuntungan Kabupaten Deliserdang, Senin (6/5/2024).
DELISERDANG: koranmedan com
Ketua Kamar dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut) yang juga Ketua Umum Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) dan Dewan Pakar Arenas Prabowo 08 Khairul Mahalli bersama Bakal Calon (Balon) Bupati Aceh Barat Amiruddin, Staf Ahli Rudi, Ketua Komite Pertanian dan Perkebunan Hortikultura Kadin Sumut Indra Amri, serta Ketua Kadin Medan Fadli Akbar Darus, Senin (6/5/2024) meninjau Rumah Produksi Kripik Ekspor Kreasi Lutvi pimpinan Muhdi, S.Ag di Desa Tuntungan Deliserdang.
Diketahui, produksi Kripik Singkong Crispy Kreasi Lutvi sejak 3 tahun lalu sudah tembus pasar ekspor ke Hong Kong, Korea, Malaysia dan Australia.
“Permintaan selanjutnya datang dari Amerika Serikat dan China,” tutur Muhdi SAg kepada Ketua Kadin Sumut bersama Balon Bupati Aceh Barat Amiruddin dan lainnya saat mengunjungi Rumah Produksi Kripik Ekspor tersebut.
“Keberhasilan saya tidak terlepas dari bimbingan BPOM Medan yang telah menerbitkan izin edar sehingga kualitas produk yang saya kelola terjamin dari berbagai persyaratan,” tutur Muhdi.
Diakui Muhdi, untuk meraih sukses memang membutuhkan keseriusan, kesabaran, kerja keras dan pantang menyerah. “Selain itu, harus rajin sedekah serta berbakti kepada kedua orangtua,” kata Muhdi membeberkan kisah di balik suksesnya.
Menurut Muhdi, kripik singkong hasil produksi usahanya sudah tembus pasar ekspor antara 2 sampai 3 kontainer satu kali pengiriman ke Korea dan Hong Kong.
Dari kesuksesan Muhdi S.Ag dengan usaha kripik singkongnya, kata Khairul Mahalli, dalam waktu segera akan dilakukan koloborasi Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), Kadin Sumut, UMKM Meulaboh Aceh, dan pelaku UMKM Sumut untuk memperluas dan meningkatkan kapasitas produksi maupun pasokan bahan baku guna mendukung penetrasi Pasar Ekspor yang lebih luas.*** (War)
