Fadiah Idzni Firdaus Berhaji Gantikan Ayah
MEDAN: koranmedan.com
Untuk musim haji 2024 ini cukup banyak calon jamaah haji pengganti. Terutama adanya peraturan dapat menggantikan porsi yang meninggal dunia, Khusus penggantinya anak kandung. Jika pada pemberangkatan kloter 19 ada dua gadis remaja asal Kabupaten Dairi berhaji menggantikan porsi ibu bapaknya yang wafat. Begitu juga pada Kloter asal Kabupaten Labuhanbatu beberapa jamaah berhaji menggantikan porsi orang tuanya. Hanya saja dari daerah penghasil sawit itu penggantinya tidak dari remaja. Sementara pada kloter 23 asal Medan dan Tapsel, juga seorang remaja putri berusia 21 tahun Fadiah Idzni Firdaus menjadi pengganti porsi ayahnya yang wafat.
Fadiah yang tinggal di Jalan Beo Kecamatan Medan Sunggal saat ditemui Koranmedan.com ketika mengemas barang -barangnya sebelum pemeriksaan terakhir di Asrama Haji Medan. Ia mengaku ayahnya bernama Firdaus wafat tahun 2021 lalu. Ia sebagai anak tertua dari empat bersaudara, harus menerima estafet pengganti porsi haji ayahnya untuk menemani sang ibu dalam menunaikan ibadah haji tahun ini. “Saya harus menerima porsi untuk menemani ibu dalam melaksanakan ibadah rukun Islam ke lima,” katanya dengan nada sedih.
Remaja yang mengaku sekarang kuliah di salah satu Fakultas USU semester delapan, memang menerima porsi haji ini, antara sedih dan gembira, Tapi karena ketiga adiknya masih belum tepat untuk pergi haji, terpaksa porsi ini ia terima dengan ikhlas. Selain dapat melaksanakan rukun Islam ke lima, dapat mendoakan ayah yang telah mendahuliu kami sekeluarga, “Semoga ayah dilapangkan dalam kuburnya dan diterima amal ibadahnya” tuturnya kelihatan terharu.
Kesempatan berhaji ini akan ia jadikan motivasi untuk dapat meningkatkan ibadah, sekaligus berdoa agar kuliahnya cepat selesai. Sekaligus dapat pekerjaan untuk membantu kehidupan keluarga. Ia mengaku ayahnya semasa hayatnya hanya sebagai pedagang, jadi tidak meninggalkan penghasilan tetap. Tapi ia yakin jika mampu meraih haji mabrur sesuai yang didambakan semua jamaah haji, termasuk dirinya. Semoga kemudahan akan selalu diberikan Sang Pencipta.
“Saya yakin akan ketentuan itu asal kita terus berusaha, ” tegasnya.
Fadiah yang terlihat ceria saat bercerita tentang diri, dan keluarganya tampak optimis dalam menghadapi kehidupan, walau harus memikul tugas yang berat untuk membimbing ketiga adiknya. Koranmedan.com turut memberikan doa untuk Fadiah agar meraih haji yang mabrur. Aamiin.*** (H.Husni AS)
