Alhamdulillah Hingga Kloter 21 Jamaah Haji Sumut Belum Ada Wafat
MEDAN: koranmedan.com
Alhamdulillah hingga pemberangkatan Kloter 21, belum ada jamaah haji asal Sumatera Utara yang wafat, termasuk yang sudah berada di tanah suci.
Demikian data yang diperoleh dari Humas P3IH Embarkasi Haji Medan di Asrama Haji Medan, Selasa (4/6/2024).
“Jamaah haji Sumatera Utara , hingga saat ini belum ada yang wafat, termasuk yang sudah berada di tanah suci ” ungkap petugas Humas yang ditemui Koranmedan.com.
Dari data diperoleh sampai pemberangkatan jamaah haji asal Sumatera Utara pada kloter 21, dari Asrama Haji Medan, Selasa (4/6/2024) jamaah haji yang telah diberangkatkan ke tanah suci, baik menuju Bandara Madina maupun Jeddah sebanyak 7.403 orang dari jemaah haji Sumut sebanyak 8.746 orang pada musim haji 2024. Sehingga sisa yang belum diberangkat sebanyak empat kloter lagi atau 1.238 orang lagi. Adapun perincian jamaah yang diberangkatkan meliputi 7.403 jamaah, 21 TPHI, 21 TPIHI dan 63 tenaga medis.
Adapun jamaah haji asal Sumatera Utara yang belum diberangkatkan Kloter 22 sebanyak 359 orang dari Kloter Labuhan Batu Selatan 294 orang. Kota Sibolga 52 orang dan Kabupaten Pakpak Barat 7 orang, dengan tujuh petugas, serta seorang PHD.
Adapun Kloter 23 asal Kabupaten Tapanuli Selatan 227 orang, Kabupaten Dairi 18 orang, Kota Medan 106 orang ditambah 8 orang petugas.
Dari informasi diterima jamaah yang ada di Kloter 23 , khusus asal Medan dari KBIH Dhuyufurrahman pimpinan KH Akhyar Nasution sebanyak 100 orang akan di oper ke Kloter 25 , termasuk petugas Daerah Drs. H. Sotar Nasution, Bendahara Umum .
Pada pemberangkatan Kloter 24 meliputi jamaah haji asal Paluta sebanyak 188 orang, Medan 149 orang ditambah 8 petugas dan 2 orang PHD.
Sementara Kloter 25 merupakan kloter terakhir dari embarkasi Medan , sebanyak 100 orang dan akan bergabung dengan jamaah haji asal Kalimantan.
Pemberangkatan terakhir dari Asrama Haji Medan, 8 Juni 2024 dan kloter 25 ini akan kembali ke tanah air 21 Juli 2024.
Kloter jamaah haji selanjutnya asal Sumatera Utara, yang diterima di Asrama Haji Medan, kedatangan kloter 20 dan 21 asal Kota Padang Sidempuan sebanyak 492 orang. Seyogianya jamaah haji dari kota Salak ini, harus datang dua gelombang. Namun, pihak panitia haji Kota Padang Sidempuan mengambil kebijakan dengan memberangkatkan jemaahnya sekaligus ke Asrama haji Medan. Sehingga sebagian jamaah asal kota Padang Sidempuan sebanyak 142 orang yang tergabung dalam Kloter 21, harus tinggal lebih lama bersama jamaah asal Kota Medan dan Mandailing Natal.
Pihak Panitia Haji Kota Padang Sidempuan, tidak memberatkan biaya akomodasi bagi jamaah haji, walau harus tinggal lebih lama di Asrama Jaji Medan. “Semua dana ditanggung Pemerintah Kota Padang Sidempun,” ungkap Kakandepag Kota Padang Sidempuan kepada wartawan di Asrama Haji Medan.*** (H. Husni AS)
