Perhatian Pemerintah Daerah Terhadap Jamaah Haji Cukup Tinggi
Sekretaris P3IH Embarkasi Medan Dr. H Zulfan Effendi M. Si saat memberikan sambutan kepada jamaah kloter 19.
MEDAN: koranmedan.com
Ketua P3IH Embarkasi Medan diwakili Sekretaris P3IH, Dr. H Zulfan Effendi M. Si mengucapkan terima kasih dan apreasiasi tinggi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara atas kepedulian terhadap jamaah haji.
Hal ini disampaikannya dalam sambutan atas kepulangan Kloter 19 asal Kabupaten Simalungun dan Kota Medan, Senin (15/7/2024) di Asrama Haji Medan.
“Kami dari pelaksana haji sangat mengapresiasi dukungan Pemda masing -masing daerah terutama dalam menyediakan tranportasi bagi jamaah ” ungkapnya.
Menurut Zulfan Effendi, kepedulian Pemda itu terlihat dengan keseriusan dalam mengurus jamaah haji, baik saat pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji. Kepedulian bukan hanya dalam bentuk tenaga dari petugas Pemda asal jamaah haji, juga kepedulian terkait dana.
Lebih lanjut disebutkan Zulfan Effendi, dengan dukungan dan kepedulian itu proses penerimaan jamaah haji maupun pemulangan melalui Asrama Haji Medan berjalan lancar.
Pada kesempatan itu Sekretaris P3IH berharap kerjasama dan kepedulian tersebut dapat berlanjut di masa mendatang, mengingat pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji lewat Embarkasi Medan bekelanjutan setiap tahun.
Zulfan juga mengucapkan selamat datang dan selamat kembali ke tanah air kepada jamaah, semoga memperoleh haji mabrur.
Pada kesempatan itu Zulfan menjelaskan, penyelenggaraan haji tahun ini cukup dinamika dengan penambahan kuota sebanyak 20 ribu. Dengan penambahan kuota tersebut, mengurangi masa tunggu bagi jemaah haji Indonesia. Belum lagi hal baru tentang menerapkan mabit di Mina dengan skema murur, Skema ini menjaga keselamatan jiwa jamaah atas kepadatan terbatasnya area Muzdalifah. “Yaitu mabit di Muzdalifah dilakukan dengan cara melintas setelah wukuf di Arafah ” ungkapnya,
Jamaah Kloter 19 bejumlah 358 orang berasal dari Kabupaten Simalungun sebanyak 157 orang, Medan 193 orang dan 1 orang dari Serdangbedagai dan 7 orang petugas. Pada kloter ini tercatat satu jamaah wafat atas nama Muhammad Sulaiman Marso di RSAS, 28 Juni 2024 asal Kabupaten Simalungun.*** (H Husni AS)
