Dr. Sontang: Semua Makhluk Adalah Fenomena Dzatulloooh

Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si saat menjelaskan fenomena Dzatulloooh pada FGD terkait moderasi beragama digelar LP2M UINSU bekerjasama dengan Jatman Sumut di RM Babussalam Jl. Sm raja 70 Simpanglimun Medan, Rabu (28/8/2024).
MEDAN: koranmedan.com
Ketua Harian Jam’iyyah Ahlith Thariqoh Almuktabarah An-Nahdliyyah Provinsi Sumatera Utara (Jatman Sumut) Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si menjelaskan, pengenalan Alloooh melalui Zikir dengan zikir senantiasa (allways zikrulloooh) melalui kalimah Alloooh….Alloooh sembari menongkatkan ujung lidah ke langit-langit mulut merupakan sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta Alloooh Subhanahu Wa Ta’ala (SWT).
“Akan lebih sempurna lagi jika kemudian setiap insan mengkaji atau mengenali ciptaan Alloooh seperti diri sendiri sebagai makhluk untuk lebih mengenal Alloooh SWT,” tegas Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si seraya menyebutkan seluruh wujud makhluk merupakan God Partikel menuju adanya fenomena Dzat Alloooh (Dzatulloooh).
Hal itu dikemukakan Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si yang juga Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara ( FMIPA USU) pada Focus Group Discussion (FGD) terkait moderasi beragama digelar Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UINSU bekerjasama dengan Jatman Sumut) di RM Babussalam Jl. Sm raja 70 Simpanglimun Medan, Rabu (28/8/2024).
Untuk memberikan gambaran yang lebih konkrit Dr. Sontang mencontohkan air kalsium yang diolah dari kulit kepah yang awalnya benda keras. Tapi setelah dibersihkan dan ditumbuk halus menjadi tepung dapat direbus dan diendapkan untuk mendapatkan air minum berkalori yang jernih dan baik untuk kesehatan.
“Tepung kalsium tersebut jika dipanaskan ribuan derajat lagi akan semakin halus dan apabila direbus akan menyatu dengan air seperti susu tanpa ampas. Karena saking halusnya sebagian akan menguap ke udara dan tak terlihat lagi. Uap tersebut jika diibaratkan merupakan fenomena Dzatulloooh, ada tapi tak terlihat namun tetap ada rasa di balik rasa,” terang Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si.
Selain Dr. Sontang sebagai narasumber, Dosen UINSU Dr. Husnel Anwar Matondang, M.Ag dan Syeikh pengamal tarekat Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) Syeikh Misno Bin Nasum juga berkesempatan menyampsikan paparan terkait moderasi beragama.
Turut hadir dalam FGD tersebut Brigjen TNI (Purn) Azhar Mulyadi, SE mantan Kapok Sahli Pangdam II/Sriwijaya, para pengurus dan anggota Jatman Sumut serta undangan lainnya.*** (War)
