Pj Bupati Batubara Apresiasi Bhakti Mahasiswa PKL USU dan KKN UGM
Pj Bupati Kabupaten Batubara Heri Wahyudi diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Attaruddin foto bersama di sela acara Pemulangan Mahasiswa PKL USU dan KKN UGM di aula lantai II Kantor Bupati Batubara, Limapuluh, Senin (19/8/2024).
BATUBARA: koranmedan.com
Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Batubara Heri Wahyudi diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Attaruddin menyampaikan apresiasi sekaligus mengucapkan terimakasih atas bhakti para mahasiswa
selama beberapa pekan melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Batubara.
“Semoga bhakti mahasiswa bermanfaat bagi kemajuan Kabupaten Batubara dan bagi mahasiswa menjadi amal kebaikan yang mendapat berkah dari Allah SWT,” ungkap Attaruddin saat mewakili Pj Bupati Batubara pada acara Pemulangan
Mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) USU dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UGM di aula lantai II Kantor Bupati Batubara, Limapuluh, Senin (19/8/2024).
Sebelumnya Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Prodi IAP FISIP) USU Dra. Februati Trimurni, M.Si, Ph.D melaporkan, mahasiswa yang melakukan PKL di Kabupaten Batubara merupakan kegiatan kedua setelah PKL pertama di tahun 2023 melakukan sensus desa.
Dra. Dara Aisyah, M.Si, Ph.D selaku Sekretaris Program Studi Ilmu Administrasi Publik menambahkan, kegiatan PKL di thn 2023 menghasilkan buku profil desa, sketsa desa dan video desa. Kegiatan PKL menindaklanjuti MoU dan MoA USU dengan Pemkab Batubara.
“Jika PKL pertama tahun 2023 yang diikuti 300 lebih mahasiswa bertema Profil Desa/Kelurahan se Kecamatan Medang Deras, untuk tahun 2024 ini diikuti 97 mahasiswa bertema Profil UMKM Desa/Kelurahan di 12 Kecamatan se Kabupaten Batubara,” sebut Februati.
Ke depan, imbuh Februati, masih ada kegiatan kerjasama USU dan Pemkab Batubara yang perlu ditindaklanjuti terkait riset dan kegiatan Focus Group Discussion (FGD).
Sementara Kepala Studi Wanita UGM Dr. Widya Nayati, MA selaku koordinator KKN Mahasiswa UGM melaporkan, pihaknya menurunkan 25 orang mahasiswa dengan melakukan 125 program di bidang Sainstek, Agro dan Humaniora di 5 Dusun Desa Lalang.
“Dari 125 program tersebut jika dinominalkan mencapai 400 hingga 500 juta,” ungkap Widya Nayati seraya menyebutkan setelah transfer pengetahuan, kini masyarakat secara berkelanjutan akan mampu mengatasi penyakit malaria dan demam berdarah secara berkelanjutan.*** (War)
