Ketua Panpel Pencak Silat PON XXI Minta Maaf Jika Ada Kekurangan
Ketua Panpel Pencak Silat PON XXI Hj. Dahliana, SH, M.Si.
MEDAN: koranmedan.com
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Cabor Pencak Silat silat PON XXI Aceh-Sumut 2024, Dahliana meminta maaf jika selama pelaksanaan ada kekurangan di sana-sini selama pelaksanaan event.
Hal itu disampaikan Hj. Dahliana, SH, M.Si di sela upacara pengalungan medali atau tepatnya di hari terakhir pelaksanaan pertandingan, Jumat (13/9/2024) sore. Adapun event yang digelar sejak Senin (9/9/2024) selama lima hari itu digelar di GOR Veteran Disporasu, Medan.
“Saya sebagai Ketua Panpel serta mewakili PB (Panitia Besar) PON Wilayah Sumut, mohon maaf dengan ketidaknyamanan para peserta dengan fasilitas seperti ini,” ujar Dahliana.
Lebih lanjut Dahliana menyadari banyaknya keluhan yang dirasakan oleh para kontingen, baik atlet dan ofisial selama pelaksanaan event. Karena venue ini merupakan GOR tua dan memiliki kapasitas yang kecil.
“Ya banyak. Terutama panas, kadang-kadang peserta susah mendapat air (toilet). Tapi itu tidak menjadi hambatan dari pelaksanaan kegiatan kita ini dan kita selalu sampaikan dengan hati ke hati,” sambung mantan Sekretaris Dispora Sumut itu.
Selain itu, Dahliana yang juga sebagai Ketua Umum Pengprov Ikatan Pencak Silat (IPSI) Sumut juga meminta maaf kepada masyarakat Sumut karena target empat emas yang dicanangkan tidak tercapai.
Sebab sebagaimana diketahui, kontingen Pencak Silat Sumut hanya berhasil meraih 3 emas, 3 perak, dan 4 perunggu di PON XXI Aceh-Sumut 2024.
“Saya juga minta maaf karena target 4 emas tidak tercapai. Tapi saya tetap apresiasi perjuangan anak-anak yang sudah berjuang sekuat tenaga untuk meraih emas,” ujar Dahliana.
“Namun anak-anak yang berprestasi di PON kali ini tentu akan menjadi aset kita ke depannya, karena PON 2028 (NTB-NTT) diyakini akan lebih sulit lagi bagi kita. Makanya kita tetap bersyukur raihan 3 emas di rumah sendiri sudah luar biasa,” pungkas Dahliana.*** (PON XXI SUMUT/War)
