Palas Harus Bangkit, Amris Pulungan, Terpanggil Dukung PMA – AFN
H. Amris Pulungan tokoh masyarakat Padanglawas yang kini tinggal di Jakarta. (Foto: Ist).
PALAS: koranmedan.com
H. Amris Pulungan salah satu putra terbaik Kabupaten Padanglawas yang berasal dari lingkungan III Kelurahan Pasar Sibuhuan Kecamatan Barumun, merasa terpanggil untuk menentukan sikap politik dalam Pilkada Padanglawas 27 November 2024.
Amris Pulungan seorang advokat senior yang sudah lama berkarir dan sukses di Jakarta itu, dengan tegas menyatakan dukungan kepada pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1, Putra Mahkota Alam Hasibuan – Achmad Fauzan Nasution ( PMA – AFN).
“Sesungguhnya saya tidak pernah ikut-ikutan dalam politik praktis sejak Padanglawas berdiri. Namun, saat ini saya tidak memiliki alasan untuk tidak berbuat, karena kondisi Padanglawas saat ini butuh penanganan serius,” sebut Amris Pulungan Jumat (22/11/2024).
Amris Pulungan yang dikenal sebagai tokoh peduli pendidikan dan generasi Qur’an itu menjelaskan, banyak alasan kenapa ia harus menentukan sikap politik secara terbuka dan mendukung pasangan calon PMA -AFN, sebagai pasangan kolaborasi pengusaha dan ulama.
“Tentu saya punya alasan kenapa saya harus mendukung pasangan PMA – AFN, itu tidak lain melihat kondisi Padanglawas saat ini yang memprihatinkan,” kata Amris.
Amris mencontohkan, Padanglawas yang sudah berusia 17 tahun, mestinya bisa mengimbangi kemajuan kabupaten atau kota yang seumur dengan Padanglawas.
Namun nyatanya saat ini, Padanglawas bukan hanya sekadar tertinggal jauh dari kabupaten yang lain. Tetapi pemerintahan daerah sebelumnya telah meninggalkan beban dan banyak persoalan bagi masyarakatnya sendiri.
Banyak persoalan yang ditinggalkan pemerintahan daerah sebelumnya menurut Amris Pulungan, seperti buruknya pembangunan infrastruktur, bobroknya pelayanan kesehatan di rumah sakit pemerintah daerah. Sehingga masyarakat Padanglawas tidak lagi nyaman berobat di rumah sakit milik pemerintah.
Padahal masalah pelayanan kesehatan adalah hal mendasar yang menjadi hak masyarakat dan menjadi kegagalan pemerintah sebelumnya.
Belum lagi masalah capaian keuangan daerah yang terus mengalami kegagalan sehingga berdampak serius bagi kelangsungan hidup rakyat Padanglawas. Karena kesehatan keuangan daerah itu akan berdampak baik bagi sehatnya ekonomi masyarakat.
“Karena sesungguhnya kesehatan keuangan daerah itu, atau APBD adalah ibarat pelumas bagi masyarakat,” sebut Amris.
Melihat deretan fakta dan persoalan yang terjadi saat ini, sehingga dirinya, sambung Amris Pulungan harus menyatakan sikap politik untuk kemaslahatan dan kemajuan Padanglawas.
“Untuk itu yang terpenting Padanglawas saat ini membutuhkan pemimpin yang memiliki komitmen kuat untuk membangun, pemimpin yang mengispirasi dan bisa memberikan solusi bagi masyarakat,” ujar Amris Pulungan.
Berangkat dari kondisi itulah, maka Amris mengajak seluruh keluarga besar, para sahabat, para ulama, para ustadz dan ustadzah, para alumni Ma’had Ahlul Qur’an, para Wali santri TAUD-AQ dan MIT, para sahabat Al Qur’an dan simpatisan lainnya untuk mendukung dan memilih calon nomor urut 1, Putra Mahkota Alam Hasibuan – Achmad Fauzan Nasution.
“Kami juga sangat berkeyakinan, dengan terpilihnya PMA dan AFN, dengan sangat mudah dapat bersinergi dalam percepatan pembangunan Padanglawas menjadi maju dan bangkit,” tegas Amris Pulungan.
Lebih lanjut Amris menambahkan, masyarakat Padanglawas termasuk para tokoh, para ulama, para ustadz dan ustadzah, para alumni Ma’had Ahlul Qur’an, para wali santri TAUD-AQ dan MIT, merindukan pemimpin yang hebat, cerdas serta visioner.
“Sifat-sifat tersebut saya lihat ada pada diri Calon Bupati dan Wakil Bupati PMA dan AFN,” tambah Amris Pulungan.
Ke depan masih kata Amris Pulungan, jika pasangan PMA- AFN diberi amanah untuk memimpin Padanglawas, tokoh masyarakat Padanglawas yang tinggal di ibu kota Jakarta siap mengawal dan mendampingi PMA dan AFN dalam membangun dan menyejahterakan masyarakat serta menuju kabupaten terbaik yang memiliki marwah dan maju.
Diketahui, Amris Pulungan mendirikan Yaqi Fundation di Padanglawas dan Yayasan Ahlul Qur’an Indonesia yang sudah berdiri sejak 2016. Semenjak itu yayasan sudah mencetak ribuan penghapal Al Qur’an di seluruh Indonesia dan ratusan diantaranya berasal dari Padanglawas.*** (AS)
