Didukung CSR PTPN IV, Dinas P3APM Tebing Tinggi Gelar Pelatihan Tata Kelola Limbah dan Inovasi Produk Berbasis Kalsium, Narasumber Dr. Sontang dari USU
Kulit telur dan Narasumber Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si.
TEBING TINGGI: koranmedan.com
Didukung penuh Corporate Social Responsibility PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional II Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P3APM) Kota Tebing Tinggi menggelar kegiatan pelatihan tata kelola limbah rumah tangga dan inovasi produk berbasis kalsium untuk kewirausahaan.
Kegiatan digelar di aula Kantor Dinas P3APM Jalan Gunung Dempo 17 Kota Tebing Tinggi dengan narasumber utama Dosen dan Peneliti Pusat Unggulan Inovasi Karbon dan Kemenyan Universitas Sumatera Utara (USU) Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si beserta tim.
Sebelum memaparkan lebih jauh tentang tata kelola limbah rumah tangga dan inovasi produk berbasis kalsium, Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si terlebih dahulu menjelaskan keberhasilan Kota Tebing Tinggi meraih juara terbaik 3 penghargaan SDGs Action Awards 2024 yang diserahkan Wakil Presiden Ri Ma’ruf Amin di Jakarta kepada Pj Wali Kota Tebing Tinggi Dr. Muttaqin Hasrimi, S.STP, M.Si, 7 Oktober 2024 lalu.
Penghargaan tersebut diterima Dr. Muttaqin Hasrimi, S.STP, M.Si didampingi Kepala Bappeda Kota Tebing Tinggi Erwin Damanik untuk Kategori Pemerintah Kota dalam Program I-SIM for Cities kerja sama antara Kementerian PPN/BAPPENAS RI dengan PT. Surveyor Indonesia dan APEKSI. Salah satu obyek penilaian terkait tata kelola limbah rumah tangga dan inovasi produk berbasis kalsium dari kulit telur untuk kewirausahaan UMKM.
Atas pengungkapan itu spontan disambut tepuk tangan hadirin termasuk Kepala Dinas P3APM Drs. Nasib Pujianto beserta jajaran, peserta pelatihan dan undangan lainnya yang hadir saat pembukaan kegiatan pelatihan.
Terkait tata kelola limbah dijelaskan Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si, di zaman berkemajuan saat ini segala jenis limbah memiliki nilai sumberdaya sehingga sering disebut limbah adalah emas apabila dapat dikelola dengan baik dan tepat.
“Seperti kulit telur yang selama ini banyak terbuang, sesungguhnya jika dibersihkan, direbus, dijemur lalu dihaluskan menjadi tepung dapat dijual dengan harga tinggi untuk berbagai penggunaan industri. Selain itu, tepung kulit telur yang telah halus dapat direbus dengan takaran air tertentu untuk mendapatkan air kalsium yang diendapkan semalam setelah perebusan. Air kalsium tersebut sangat baik diminum langsung untuk kesehatan tubuh atau dibuat spray pembersih wajah dan mata. Untuk kewirausahaan, air kalsium tersebut dapat digunakan sebagai campuran santan untuk memasak lemang sehingga bisa disebut menjadi produk lemang berkalsium, untuk memasak lontong menjadi lontong berkalsium, untuk mengadon dan memasak bakso menjadi bakso berkalsium. Banyak macam produk makanan yang bisa dibuat menjadi makanan dan minuman berkalsium. Bahkan minyak jelantah bisa dijernihkan kembali menjadi minyak goreng berkualitas setelah dicampur dengan tepung kalsium,” papar Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si.*** (War)
