Khairul Mahalli: Pasar Halal Indonesia Strategis dan Berkembang Stabil
Khairul Mahalli (dua kanan) foto bersama di sela ASEAN, Malaysia Halal Logistics Conference 3.0 (MAHIC 3.0) yang digelar di Light Hotel Penang, Kamis (19/12/2024).
PENANG: koranmedan.com
Ketua Umum Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (Ketum ASDEKI) yang juga Ketum Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), Ketum Kadin Sumut dan Dewan Pakar Arenas Prabowo 08 Khairul Mahalli menegaskan, pasar komoditi halal Indonesia sangat tinggi dan strategis serta tumbuh berkembang stabil sehingga sangat menarik untuk diterapkan dalam kegiatan ekspor dan impor.
Hal itu menjadi point penting yang disampaikan Khairul Mahalli pada
ASEAN, Malaysia Halal Logistics Conference 3.0 (MAHIC 3.0) yang digelar di Light Hotel Penang, Kamis (19/12/2024). Mahalli diundang sebagai pembicara pada kegiatan tersebut.
Lebih lanjut kata Mahalli, karakteristik tersebut diakui karena posisi Indonesia adalah pusat penting industri logistik Halal karena memiliki populasi Muslim terbesar di dunia. Permintaan produk bersertifikat Halal di Indonesia sangat tinggi dan terus berkembang pesat.
“Komitmen pada prinsip itu karena
populasi Indonesia sangat berkomitmen pada prinsip-prinsip Islam yang membuat permintaan produk Halal sangat kuat. Regulasi Halal juga sangat Komprehensif. Apalagi Pasar Halal yang berkembang di Indonesia didukung oleh kerangka regulasi undang-undang untuk memastikan kepatuhan terhadap standar Halal di berbagai sektor,” terang Mahalli.
Inisiatif itu, lanjut Mahalli sekaligus memperkuat kepatuhan di seluruh proses produksi, transportasi, dan penyimpanan serta memastikan kepatuhan syariah dari sektor pertanian hingga sampai ke konsumen di meja makan,” kata Khairul Mahalli yang juga duduk sebagai Wakil Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) dengan Pembina Hasyim Djoyohadikusumo.
Selain itu, kata Khairul Mahalli, umat Muslim di seluruh dunia menghabiskan total dua triliun dolar AS di berbagai sektor seperti makanan, farmasi, kosmetik, mode, perjalanan, dan media/rekreasi pada tahun 2021. Sehingga Pasar Muslim global diperkirakan akan tumbuh hingga sekitar 2,8 triliun dolar pada tahun 2025.
“Sektor makanan dan minuman halal merupakan pasar terbesar bagi konsumen Muslim dunia,” pungkas Mahalli.*** (War)

Sertifikat dari penyelenggara ASEAN Malaysia Halal Logistics Conference 3.0 (MAHIC 3.0).
