Pemkab Dairi Peringati Hari Ibu, Perjuangan Pergerakan Perempuan Menjadi Tonggak Sejarah
SIDIKALANG: koranmedan.com
Upacara Peringatan Hari Ibu ke-96 tingkat Kabupaten Dairi diselenggarakan di depan Kantor Bupati Dairi pada Jumat ,(20/12/2024).
Pj Bupati Dairi Surung Charles Bantjin bertindak sebagai inspektur pada upacara tersebut.
Amanat dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Arifatul Choiri Fauzi di bacakan Charles Bantjin, antara lain mengatakan salah satu titik penting perjuangan pergerakan perempuan di masa pra kemerdekaan dan menjadi tonggak sejarah tersendiri ketika diselenggarakannya Kongres Perempuan Indonesia Pertama pada 22 Desember 1928, di Yogyakarta.
“Momentum bersejarah ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Nasional pada tahun 1959 oleh Presiden Soekarno, yang dinamakan Hari Ibu. Inilah yang membedakan Hari Ibu di Indonesia dengan peringatan “Mother’s Day” di beberapa negara di dunia,” jelasnya.
Perempuan telah mampu berperan mengubah tatanan kehidupan menjadi lebih baik. Ikut mencipta, membentuk sejarah, dan peradaban manusia ke arah yang lebih bertata nilai, berkeadilan, humanis dalam tatanan politik, ekonomi, sosial, budaya bahkan teologi.
Melalui Peringatan Hari Ibu, kita kembali diingatkan akan pentingnya peran perempuan dalam mencapai tujuan-tujuan bangsa.
Peringatan Hari Ibu diharapkan dapat mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia.
“Tidak ada seorang laki-laki laki yang sukses tanpa dukungan perempuan, jangan ada tindakan kekerasan lagi terhadap perempuan,” kata Charles membacakan amanat Menteri.
Kegiatan turut dihadiri Kapolres Dairi AKBP Agus Bahari Parama Artha, Kajari Dairi Cahyadi Sabri, Pj Sekretaris Daerah Jonny Hutasoit, Direktur PDAM Lae Nciho Wahlin Munthe, Pj. Ketua TP PKK Dairi Ermawati Charles Bantjin, Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dairi Emmi Jonny Hutasoit serta para Pimpinan OPD.*** (mata)
