Baznas Tanjungbalai Salurkan Zakat, Wali Kota Dorong ASN dan Muzaki Lebih Dermawan

Wali Kota Tanjungbalai saat memberikan pendistribusian zakat Baznas kepada mustahik, Senin (30/6/2025)
T.BALAI: koranmedan.com
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tanjungbalai menyalurkan zakat kepada para mustahik sekaligus menyosialisasikan pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Senin (30/6/2025).
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, secara langsung membuka kegiatan. Turut hadir Ketua Baznas Sumut Mohammad Hatta, Ketua Baznas Tanjungbalai Indra BMT, jajaran Forkopimda, para muzaki, mustahik, dan undangan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Baznas dan Pemerintah Kota Tanjungbalai. Ia mendoakan agar para muzaki mendapatkan keberkahan dan rezeki yang berlipat ganda di masa mendatang, serta berharap para mustahik dapat kelak menjadi pihak yang ikut membantu sesama.
“Saya berterima kasih kepada Baznas Tanjungbalai yang terus aktif membantu masyarakat. Semoga program ini berkelanjutan dan mempererat silaturahim,” ucapnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk menanggulangi kemiskinan dengan mendorong seluruh elemen, termasuk ASN, berperan aktif. Pemerintah Kota bahkan telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 9027 Tahun 2025 tentang kewajiban zakat, infak, dan sedekah bagi ASN sejak Mei 2025.
“Dari 2.307 ASN, jika zakat penghasilan dihimpun secara maksimal, Baznas bisa mengumpulkan Rp500 juta tahun ini, dan Rp1,6 miliar pada 2026. Dana ini bisa dimanfaatkan untuk mengatasi masalah bukan hanya kebutuhan pokok, tapi juga pendidikan, kesehatan, hingga pengentasan kemiskinan,” tambah Mahyaruddin.
Ia juga meminta Baznas menyalurkan zakat tepat sasaran kepada delapan golongan penerima sesuai syariat: fakir, miskin, amil, mualaf, budak (riqab), gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil.
Mahyaruddin menutup sambutan dengan menyebut bahwa dalam 129 hari masa jabatannya bersama Wakil Wali Kota, mereka fokus mengatasi banjir lewat normalisasi drainase dan pengerukan sungai. Ia berharap kerja sama Baznas dan Pemko Tanjungbalai terus menguat demi mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS: Elok, Maju, Agamis, dan Sejahtera.
Sementara Ketua Baznas Sumut Mohammad Hatta menegaskan Baznas merupakan mitra resmi pemerintah dalam mengatasi kemiskinan. Ia mengapresiasi dukungan Pemko Tanjungbalai terhadap kegiatan Baznas.
“Baznas bukan organisasi biasa. Kami dibentuk melalui undang-undang, dan bertugas memastikan zakat dari umat sampai ke tangan yang benar-benar berhak,” katanya.
Ketua Baznas Tanjungbalai Indra BMT, dalam laporannya menyebutkan pihaknya menyalurkan zakat kepada 50 mustahik. Dana ini berasal dari para muzaki, termasuk ASN Tanjungbalai yang membayar zakat pada Ramadhan 1446 Hijriyah lalu. Selain itu, Baznas Tanjungbalai juga menargetkan penyaluran zakat untuk mendukung pendidikan anak-anak yang ingin melanjutkan studi agama ke luar negeri.
Kegiatan ditutup dengan tausiyah oleh Ustadz H. Salman Abdullah Tanjung, M.A, dan penyerahan simbolis zakat oleh Wali Kota, Ketua Baznas Sumut, Ketua Baznas Tanjungbalai dan perwakilan Forkopimda.*** (Syafrizal)
