Potensi Ekspor Rempah Indonesia Masih Terbuka Luas

Khairul Mahalli saat memaparkan potensi ekspor rempah Indonesia ke pasar internasional pada Zoom Meeting Focus Group Action (FGA) dengan judul “Rempah Nusantara, Kembalinya Kedaulatan Aroma” dalam memaknai Hari Sumpah Pemuda dan Hari Rempah Nasional 2025, Selasa 28 Oktober 2025.
JAKARTA: koranmedan.com
Kesempatan bagi pelaku usaha untuk melakukan ekspor rempah-rempah dari Indonesia ke berbagai belahan dunia masih terbuka luas.
“Kesempatan ini perlu ditangkap para petani dan penggiat rempah Indonesia untuk meningkatkan income pendapatannya guna mendukung program Astacita Presiden RI Prabowo Subianto,” ungkap Ketua Umum Lembaga Kajian Nusantara (LKN) ASTACITA Khairul Mahalli pada Zoom Meeting Focus Group Action (FGA) dengan judul “Rempah Nusantara, Kembalinya Kedaulatan Aroma” dalam memaknai Hari Sumpah Pemuda dan Hari Rempah Nasional 2025, Selasa 28 Oktober 2025.
Menurut Khairul Mahalli yang juga unsur pengurus Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas), jika para petani dan penggiat rempah belum mengerti atau terkendala dalam melakukan kegiatan ekspor dapat menghubungi pihaknya di Pusat Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) di Call Center +62 857-6606-9369.
“Kejayaan rempah Indonesia di masa lalu perlu kita hidupkan kembali, terlebih di suasana Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. Generasi muda Indonesia sudah saatnya cinta pada kegiatan tani rempah yang tetap memiliki prospek cerah di pasar Internasional,” pungkas Mahalli.*** (Zulmar)