Mahasiswa FISIP USU Ikuti
Pelatihan Pengolahan Limbah
Cangkang Telur dan Kerang
Menjadi Pelet Ikan

Foto bersama Tim Abdimas USU-UPM dan mahasiswa dengan kelompok tani tambak ikan di Desa Simpang Mangga Bawah, Nagori Naga Jaya I Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun.
SIMALUNGUN: koranmedan.com
Sejumlah Mahasiswa Ilmu Administrasi Publik Fakultas IlmuSosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara
(FISIP USU) mengikuti kegiatan
Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) yang merupakan bagian dari Program Talenta USU di Desa Simpang Mangga Bawah, Nagori Naga Jaya I Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun, Senin 11 November 2025 lalu.
Kegiatan mengusung tema “Pelatihan Tata Kelola Limbah Cangkang Telur & Kerang untuk Pembuatan Pelet Pakan Ikan Organik”.
Program Abdimas ini diketuai Dr.
Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si dengan Anggota Dra. Dara Aisyah, M.Si, Ph.D, Prof. Dr. Dharma Bhakti, MS (USU) serta berkolaborasi dengan mitra internasional dari Universiti Putra Malaysia (UPM) bersama Profesor Datuk ChM. Ts. Dr.Taufiq Yap Yun Hin.
Mengolah Limbah Menjadi Produk
Bernilai
Pelatihan berfokus pada praktik pem-
buatan pelet pakan ikan organik dengan memanfaatkan limbah sehari-hari
seperti cangkang telur, kerang dan singkong.
Bahan-bahan awalnya dihaluskan hingga
menjadi bubuk halus, lalu dicampur
dengan singkong yang telah dihaluskan sebagai perekat alami.
Setelah campuran mencapai konsistensi ideal, bahan dimasukkan ke dalam mesin pencetak untuk menghasilkan pelet berbentuk gumpalan kecil. Pelet kemudian dijemur hingga kering untuk memperoleh tekstur yang siap digunakan sebagai pakan ikan.
Aspek Lingkungan dan Ekonomi
Bagi Masyarakat
Program Talenta USU ini bertujuan
mendorong inovasi pengelolaan
limbah untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat.
Dengan memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh, warga dapat memproduksi pakan ikan secara mandiri sehingga dapat mengurangi biaya pembelian pakan ikan.
Sementara dari sisi lain turut
menekan jumlah limbah yang
berpotensi mencemari lingkungan.
Program Pengabdian kepada Masyarakat ini didanai oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2025.*** (Audi)