Pasca Bencana, Sumut Terima Rp 852 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah

MEDAN: koranmedan com
Pasca Banjir dan Longsor di Sumut,
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menerima bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp852 miliar untuk mendukung program revitalisasi sekolah yang menargetkan 897 sekolah.
Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, menyatakan bahwa anggaran nasional untuk revitalisasi sekolah mencapai Rp16,9 triliun, mencakup 16.000 sekolah di seluruh Indonesia.
“Kami berharap bantuan ini, termasuk penyediaan papan digital interaktif di Sumatera Utara, dapat dimanfaatkan secara optimal secepat mungkin,” ujar Abdul Mu’ti di Medan, Ahad (4/1/2026).
Pemerintah berupaya memastikan keberhasilan misi keempat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang berfokus pada penguatan pengembangan sumber daya manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi, pendidikan, kesehatan masyarakat, prestasi olahraga, kesetaraan gender, dan peran perempuan, pemuda, serta penyandang disabilitas.
Detail Program Revitalisasi
Bantuan revitalisasi sekolah di Sumatera Utara akan mencakup 34 unit pendidikan anak usia dini, 400 sekolah dasar, 240 sekolah menengah pertama, 119 sekolah menengah atas, 88 sekolah kejuruan, 11 sekolah khusus, dan lima pusat kegiatan belajar masyarakat.
“Untuk program digitalisasi pendidikan di Sumatera Utara, sebanyak 1.778 papan digital interaktif telah didistribusikan untuk mendukung metode belajar modern yang dimulai pada semester kedua tahun 2026,” ungkap Mu’ti.
Prioritas Pembangunan Daerah
Sementara Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa pemerintah provinsi terus memprioritaskan sektor pendidikan sebagai pendorong utama pembangunan daerah.
“Salah satu inisiatifnya adalah program sekolah gratis yang akan dimulai di Kepulauan Nias dan wilayah terdampak bencana pada tahun 2026,” kata Bobby.
Menurut catatan resmi, 50 sekolah menengah atas dan kejuruan di Sumatera Utara terdampak banjir dan tanah longsor di Sumut baru-baru ini.
“Meskipun dua sekolah belum beroperasi penuh karena kerusakan yang parah, kami pastikan, upaya pemulihan terus berlangsung,” sebut Bobby.*** (Net/War)