LANGKAT – koranmedan.id
Bupati Langkat Syah Afandin membuka Musyawarah Daerah (Musda) X Al Jam’iyatul Washliyah Langkat Tahun 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (16/2/2026).
Musda bertema “Meneguhkan Peran Al Jam’iyatul Washliyah Sebagai Mitra Strategis Untuk Langkat yang Marhamah, Cerdas dan Berkeadilan.”
Tema ini menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat kontribusi nyata di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan sekaligus mendukung visi pembangunan daerah.
Ketua panitia, Herman Syahril menyampaikan Musda X diikuti 80 peserta terdiri dari utusan pengurus cabang Al Jam’iyatul Washliyah se-Langkat, pengurus daerah, serta tujuh pimpinan organ bagian Al Washliyah Langkat.
“Musda ini menjadi momentum evaluasi program dan konsolidasi organisasi untuk menentukan arah perjuangan lima tahun ke depan,” ujarnya.
Bupati Langkat menegaskan Al Jam’iyatul Washliyah mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan, khususnya pembinaan generasi muda serta penguatan nilai-nilai religius di tengah masyarakat.
“Al Jam’iyatul Washliyah telah banyak berkontribusi dalam dunia pendidikan dan dakwah di Langkat. Pemerintah daerah tentu membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen, termasuk organisasi keagamaan, untuk mewujudkan Langkat yang marhamah, cerdas dan berkeadilan,” ujarnya.
Bupati Langkat berharap Musda X mampu melahirkan program kerja adaptif terhadap perkembangan zaman dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Semoga Musda ini berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan Al Jam’iyatul Washliyah serta dapat bersinergi dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Langkat,” ucapnya.
Ketua PD Al Washliyah Langkat periode sebelumnya, Syarizal MZ menyampaikan komitmen organisasi untuk terus memperkuat peran di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan.
“Tema yang diusung sangat relevan dengan tantangan zaman. Al Washliyah harus memperkuat kontribusi nyata dalam mencerdaskan umat, memperkuat ukhuwah, serta menjaga harmonisasi sosial,” tegasnya.
Ia menambahkan Al Washliyah akan terus hadir memberikan kontribusi nyata bagi umat serta bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan Langkat yang religius dan berkemajuan.
Ketua PW Al-Washliyah Sumut, Dedi Iskandar Batu Bara, turut mengapresiasi soliditas kader Al Washliyah di Langkat. Ia berharap Musda X melahirkan kepemimpinan amanah dan mampu memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
Di akhir pelaksanaan Musda X, forum secara aklamasi menetapkan Syahrizal MZ sebagai Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Langkat Periode 2026–2031.
Penetapan dilakukan di Stabat pada 28 Sya’ban 1447 H bertepatan dengan 16 Februari 2026 dan disambut antusias seluruh peserta Musda sebagai bentuk kepercayaan dan dukungan terhadap kepemimpinan yang dinilai mampu membawa organisasi semakin solid dan progresif.
Turut hadir Ketua PW Al-Washliyah Sumut Dedi Iskandar Batu Bara, unsur Forkopimda Langkat, Sekda Langkat Amril, Asisten Administrasi Ekbang Hermansyah, Kadis Kominfo Wahyudiharto, Kaban Kesbangpol Faisal Badawi, Kabag Kesra M Suhaimi, Ketua MUI Langkat Zulkifli Ahmad Dian, Sekretaris Baznas Langkat Rismandianto Karo-karo, jajaran Pengurus Daerah Al Washliyah Langkat, serta para undangan lainnya.(*)
Editor: Eddy Syahputra
