LANGKAT – koranmedan.id
Bupati Langkat Syah Afandin mengajak seluruh masyarakat jadikan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah momentum perbaikan diri, penguatan keimanan, serta peningkatan kualitas ibadah dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Ajakan disampaikannya dalam peringatan Isra Mi’raj dirangkai penyambutan bulan suci Ramadan di Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Selasa (10/2/2026).
Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Menguatkan Iman, Menumbuhkan Solidaritas Menyambut Ramadan dengan Penuh Hikmah.”
Bupati Langkat menegaskan Isra Mi’raj tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi sarana refleksi dan penguatan spiritual bagi seluruh umat Muslim.
Bupati Syah Afandin juga mengucapkan selamat menyambut bulan suci Ramadan kepada seluruh masyarakat Langkat.
Ia berharap Ramadan menjadi momentum perbaikan diri, peningkatan kualitas ibadah, serta penguatan kepedulian sosial, khususnya setelah musibah banjir melanda sejumlah wilayah di Langkat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Langkat, saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Langkat atas segala khilaf dan kekurangan. Semoga Ramadhan ini menjadi ajang pelatihan bagi kita semua untuk meraih ketakwaan,” ujarnya.
Sementara Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Langkat, Muhammad Suhaimi menyampaikan peringatan Isra Mi’raj bagian dari pelaksanaan visi dan misi Pemkab Langkat dalam mewujudkan masyarakat religius.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan spiritual ASN serta mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat, baik legislatif, eksekutif, maupun organisasi kemasyarakatan,” jelasnya.
Acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Muhammad Al Arif Bancin dengan saritilawah Zulkifli, dilanjutkan tausyiah agama oleh Al-Ustaz Irwansyah Putra.
Ustaz mengajak jamaah menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai momentum meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kedisiplinan menjalankan ibadah, khususnya salat dan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Acara ditutup doa bersama untuk memohon keberkahan serta kelancaran pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadan bagi seluruh masyarakat Langkat.(*)
Editor: Eddy Syahputra
