Taqwa Aspek Utama Ibadah Qurban
MEDAN: koranmedan.id
Ketaqwaan kepada Allah SWT menjadi aspek utama disyari’atkannya ibadah penyembelihan hewan qurban pada Idul Adha yakni di tanggal 10, 11 dan 12 Dzulhijjah.
Hal itu disampaikan Al Ustadz Drs. Sunaryo, M.I.Kom pada pengajian ranting Muhammadiyah Ar-Ridho di Masjid Darul Iman Jalan Bajak 2-H Medan Amplas, Kamis (21/5/2026).
Qur’an Surat Al-Hajj ayat 37, kata Sunaryo menegaskan, bukan darah dan daging hewan qurban yang sampai tapi ketakwaanmulah yang sampai kepada Allah SWT.
“Ayat ini merupakan inti dari aspek Spiritual dan Teologis dalam ibadah qurban, yang menegaskan bahwa Allah tidak membutuhkan fisik dari hewan tersebut, melainkan esensi di balik pengorbanannya yakni keikhlasan semata berharap keridhaan Allah SWT,” papar Sunaryo.
Hewan qurban hanyalah sarana (simbol), sedangkan tujuan utamanya adalah menguji sejauh mana ketaatan dan rasa taat kita kepada Allah SWT, imbuh Sunaryo.
Di sisi lain, syari’at qurban diperintahkan, kata Ustadz Sunaryo untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan harapan mendapat perlindungan pada hari Kiamat.
Kemudian ada aspek Spiritual untuk melatih keikhlasan dalam mengorbankan harta.
“Ada juga aspek Sosial: yakni menumbuhkan kepedulian dan mempererat tali persaudaraan dengan berbagi daging kepada sesama sekaligus membersihkan diri dari sifat kikir, egois, dan karakter buruk,” pungkas Ustadz Sunaryo yang juga Dosen di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara itu.*** (Zulmar)
