Begini Kata Ustadz Jamaluddin Albatahani tentang Islam itu Tinggi
MEDAN: koranmedan.com.id
Ungkapan bahwa Islam itu tinggi berasal dari hadis shahih Bukhari – Muslim di mana Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa Al-Islam ya’lu wa la yu’la ‘alayh, yang berarti Islam itu tinggi dan tidak ada yang mengalahkan ketinggiannya.
“Ketinggian ini mencakup kebenaran akidah, keluhuran nilai moral, serta kesempurnaan hukum yang bersumber dari Allah SWT,” sebut Al Ustadz Jamaluddin Albatahani dalam Khutbah Jum’at, 31 Juli 2026 di Masjid Darul Iman Jl. Bajak 2-H, Medan Amplas.
Dijelaskan Jamaluddin, makna ketinggian Islam adalah menjadi sumber kebenaran.
Islam datang dari Allah SWT yang Maha Pencipta, sehingga posisinya berada di atas seluruh buatan atau pemikiran manusia.
Bernilai dan Berhukum
Ajaran Islam mengatur hidup dengan adil, melarang kezaliman, dan memuliakan harkat serta martabat manusia tanpa memandang kasta.
“Umat Islam akan mulia dan terhormat di mata Allah jika mereka benar-benar menjalankan ajaran agama (Taqwa) dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Ustadz Jamaluddin.
Dalam kondisi kekinian, sebut Al Ustadz, umat Islam harus kuat termasuk dalam hal bercocok tanam untuk keberlanjutan kehidupan.
“Hadis Nabi Muhammad SAW menegaskan, jika kiamat sudah dekat sementara di tanganmu ada bibit tanaman, maka bercocok-tanamlah,” sebut Jamaluddin seraya menguraikan maknanya, di mana umat Islam tidak boleh lemah termasuk di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Bidang pertanian, imbuh Ustadz harus dikuasai umat Islam supaya berjaya untuk kesejahteraan bersama dan juga untuk kebaikan alam.*** (Zulmar)
