• Tentang Kami/ Visi Misi
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
KORAN MEDAN
  • Home
  • Berita Utama
  • Medan
  • Sumut
    • Langkat
    • Binjai
    • Karo
    • Dairi
    • Pakpak Bharat
    • Deliserdang
    • Serdang Bedagai
    • Tebingtinggi
    • Pematang Siantar
    • Simalungun
    • Tapanuli Utara
    • Humbang Hasundutan
    • Toba Samosir
    • Samosir
    • Sibolga
    • Tapanuli Tengah
    • Pulau Nias
    • Padangsidimpuan
    • Tapanuli Selatan
    • Mandailing Natal
    • Padanglawas
    • Padanglawas Utara
    • Labuhanbatu
    • Labuhanbatu Utara
    • Labuhanbatu Selatan
    • Tanjungbalai
    • Asahan
    • Batubara
  • Nasional
  • Nusantara
    • Aceh-Banda aceh
    • Riau-Pekanbaru
    • Kepri-Tanjungpinang
    • Sumsel-Palembang
    • Bengkulu
    • Lampung
    • Jambi
    • Babel-pangkal pinang
    • Sumbar-Padang
    • Riau-Pekanbaru
    • Kepri-Tanjungpinang
    • Sumsel-Palembang
    • Bengkulu
    • Lampung
    • Jambi
    • Jabar-Bandung
    • Babel-pangkal pinang
    • Banten-serang
    • DI Yogyakarta
    • Jatim-Surabaya
    • Bali-Denpasar
    • Kalbar-Pontianak
    • Kalteng-Palangkaraya
    • Kalsel-Banjarmasin
    • Kaltim-Samarinda
    • Kaltara-Tanjung Selor
    • Sulut-Manado
    • Gorontalo
    • Sulteng-Palu
    • Sulbar-mamuju
    • Sulsel-Makassar
    • Sulteng-Kendari
    • Maluku-Ambon
    • Malut-Sofifi
    • Papua Barat-Manokwari
  • Internasional
  • Covid-19
  • INFO KERJA
  • Universitaria
  • Lainnya
    • Agama
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Komentorial
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Teknologi
    • Budaya
    • Laporan Khusus
    • Surat Pembaca
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Medan
  • Sumut
    • Langkat
    • Binjai
    • Karo
    • Dairi
    • Pakpak Bharat
    • Deliserdang
    • Serdang Bedagai
    • Tebingtinggi
    • Pematang Siantar
    • Simalungun
    • Tapanuli Utara
    • Humbang Hasundutan
    • Toba Samosir
    • Samosir
    • Sibolga
    • Tapanuli Tengah
    • Pulau Nias
    • Padangsidimpuan
    • Tapanuli Selatan
    • Mandailing Natal
    • Padanglawas
    • Padanglawas Utara
    • Labuhanbatu
    • Labuhanbatu Utara
    • Labuhanbatu Selatan
    • Tanjungbalai
    • Asahan
    • Batubara
  • Nasional
  • Nusantara
    • Aceh-Banda aceh
    • Riau-Pekanbaru
    • Kepri-Tanjungpinang
    • Sumsel-Palembang
    • Bengkulu
    • Lampung
    • Jambi
    • Babel-pangkal pinang
    • Sumbar-Padang
    • Riau-Pekanbaru
    • Kepri-Tanjungpinang
    • Sumsel-Palembang
    • Bengkulu
    • Lampung
    • Jambi
    • Jabar-Bandung
    • Babel-pangkal pinang
    • Banten-serang
    • DI Yogyakarta
    • Jatim-Surabaya
    • Bali-Denpasar
    • Kalbar-Pontianak
    • Kalteng-Palangkaraya
    • Kalsel-Banjarmasin
    • Kaltim-Samarinda
    • Kaltara-Tanjung Selor
    • Sulut-Manado
    • Gorontalo
    • Sulteng-Palu
    • Sulbar-mamuju
    • Sulsel-Makassar
    • Sulteng-Kendari
    • Maluku-Ambon
    • Malut-Sofifi
    • Papua Barat-Manokwari
  • Internasional
  • Covid-19
  • INFO KERJA
  • Universitaria
  • Lainnya
    • Agama
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Komentorial
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Teknologi
    • Budaya
    • Laporan Khusus
    • Surat Pembaca
No Result
View All Result
KORAN MEDAN
No Result
View All Result
Home Internasional

Catatan Kunjungan Kenegaraan PM India Narendra Modi ke Indonesia: Perkuat Kemitraan Strategis

Zul Marbun by Zul Marbun
21 July 2026
in Internasional, Laporan Khusus
0
Catatan Kunjungan Kenegaraan PM India Narendra Modi ke Indonesia: Perkuat Kemitraan Strategis
0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Catatan Kunjungan Kenegaraan PM India Narendra Modi ke Indonesia: Perkuat Kemitraan Strategis

Oleh: Ravi Shanker Goel, Konsul Jenderal India Medan

Atas undangan Presiden Republik Indonesia Yang Mulia Bapak Prabowo Subianto, Perdana Menteri Republik India Yang Mulia Shri Narendra Modi melaksanakan Kunjungan Kenegaraan ke Indonesia pada tanggal 6–8 Juli 2026.

Kunjungan tersebut berlandaskan kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo ke India pada 23–26 Januari 2025 sebagai Tamu Kehormatan dalam perayaan Hari Republik India ke-76 Kunjungan menjadi tonggak penting yang mencerminkan komitmen bersama kedua pemimpin untuk meningkatkan Kemitraan Strategis Komprehensif antara India dan Indonesia.

Selama kunjungan, Perdana Menteri Modi disambut dengan upacara kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, dilanjutkan dengan pembicaraan bilateral bersama Presiden Prabowo dalam format tatap muka maupun tingkat delegasi pada tanggal 07/07/2026. Presiden Prabowo juga menyelenggarakan Jamuan Makan Malam Kenegaraan untuk menghormati Perdana Menteri Modi.

Atas undangan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Yang Mulia Dr. Puan Maharani, Perdana Menteri Modi menyampaikan pidato di Parlemen Indonesia pada tanggal 07/07/2026.

Selanjutnya kedua pemimpin, Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Modi, meresmikan dimulainya pekerjaan restorasi dan konservasi di Situs Warisan Dunia UNESCO Kompleks Candi Prambanan di Yogyakarta pada tanggal 07/07/2026, serta turut menghadiri resepsi yang diselenggarakan oleh komunitas India di Indonesia pada hari itu juga.

Pembicaraan bilateral resmi yang berlangsung pada 7 Juli 2026 mencakup seluruh spektrum hubungan India–Indonesia, termasuk keterlibatan politik, kerjasama pertahanan dan keamanan, kerja sama maritim, perdagangan dan investasi, ekonomi digital, ilmu pengetahuan dan teknologi, antariksa, mineral kritis, energi, pertanian, kesehatan, farmasi, pendidikan, kebudayaan, pariwisata, pertukaran pemuda, hubungan antarmasyarakat (people-to-people ties), serta perkembangan regional dan global yang menjadi kepentingan bersama. Kedua pemimpin juga menyaksikan pertukaran dokumen bilateral yang bertujuan untuk semakin memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif India–Indonesia.

Kedua pemimpin menegaskan kembali komitmen mereka untuk meningkatkan keterlibatan strategis melalui penyelenggaraan Pertemuan Tingkat Tinggi (Summit Meetings) secara berkala, penguatan mekanisme dialog kelembagaan, serta peningkatan pertukaran di bidang parlemen, akademik, dan kebijakan.

Dengan mengakui India dan Indonesia sebagai negara tetangga maritim dan mitra strategis, kedua pemimpin menegaskan kembali komitmen mereka untuk semakin memperluas kerjasama pertahanan dan maritim di bidang-bidang tradisional maupun yang sedang berkembang.

Mereka menyambut baik pendalaman kerjasama dalam dialog pertahanan, latihan bersama, kesadaran domain maritim (maritime domain awareness), hidrografi, teknologi pertahanan, kerjasama industri pertahanan, pertukaran informasi, pembangunan kapasitas, serta keselamatan dan keamanan maritim, termasuk kemajuan kerjasama terkait Sistem Rudal BrahMos dan inisiatif strategis lainnya.

Kedua pemimpin mengecam keras terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya serta menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperkuat kerjasama bilateral dalam penanggulangan terorisme, pencegahan ekstremisme kekerasan, pemberantasan pendanaan terorisme, penanggulangan kejahatan terorganisasi lintas negara, peningkatan keamanan siber, serta penanganan tantangan yang timbul akibat teknologi baru.

Dengan menekankan bahwa kerjasama ekonomi dan perdagangan tetap menjadi salah satu pilar utama hubungan bilateral, kedua pemimpin menyatakan komitmen mereka untuk memperluas perdagangan dan investasi, memperkuat kerja sama di bidang mineral kritis dan logam tanah jarang (rare earths), mendorong rantai pasok yang tangguh, meningkatkan konektivitas keuangan, serta memajukan kolaborasi di bidang industri, keuangan, dan ekonomi digital.

Kedua belah pihak juga menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperkuat kerja sama di bidang kesehatan, farmasi, ketahanan pangan, pertanian, perikanan, pupuk, energi terbarukan, dan ketahanan energi melalui inisiatif baru, kerjasama regulasi, berbagi pengetahuan, dan program pembangunan kapasitas.

Kedua pemimpin menekankan pentingnya peningkatan konektivitas maritim dan udara antara kedua negara serta mendorong peningkatan konektivitas penerbangan dan hubungan pelabuhan-ke-pelabuhan (port-to-port).

Mereka menantikan penyelenggaraan Pertemuan Gugus Tugas Bersama (Joint Task Force Meeting) ke-3 mengenai Konektivitas Andaman–Aceh yang akan diselenggarakan pada paruh kedua tahun 2026, serta pelaksanaan rencana aksi secara cepat.

Presiden Prabowo menyambut baik ketertarikan India untuk bermitra dalam pengembangan terpadu Pelabuhan Sabang. Kedua pemimpin mengakui bahwa kemitraan tersebut—yang mencakup fasilitas wisata kapal pesiar dan wisata bahari, industri maritim termasuk perbaikan dan pembangunan kapal, serta layanan darat yang mendukung kegiatan energi lepas pantai di Laut Andaman—akan memperkuat konektivitas kelembagaan, fisik, dan digital, serta pergerakan orang dan komoditas antara Kepulauan Andaman dan Nikobar milik India dengan provinsi-provinsi di Pulau Sumatera, sehingga berkontribusi terhadap investasi, penciptaan lapangan kerja, alih teknologi, dan kemakmuran kawasan bersama.

Mereka mendorong otoritas terkait untuk menyusun ruang lingkup, mekanisme, dan pembiayaan proyek tersebut secara tepat waktu dan saling menguntungkan, sejalan dengan rencana pembangunan Indonesia dan peraturan yang berlaku.

Kedua pemimpin juga menyambut baik peluncuran Indonesia Open Network (ION) yang didasarkan pada arsitektur Open Network for Digital Commerce (ONDC) India, untuk meningkatkan partisipasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia dalam ekonomi digital melalui jaringan digital.

Mereka juga menyambut baik kemajuan menuju implementasi Keterhubungan Pembayaran QR Lintas Batas (Cross-Border QR Payment Linkage) antara Reserve Bank of India dan Bank Indonesia yang akan memperkuat konektivitas sistem pembayaran bilateral, meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat ketahanan keuangan, serta mendukung UMKM, sektor pariwisata, dan mahasiswa.

Mereka juga menyambut baik penyelesaian Nota Kesepahaman tentang Kerjasama di Bidang Teknologi dan Layanan Telekomunikasi yang semakin memperkuat konektivitas digital serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan transformasi digital.

Kedua pemimpin menegaskan kembali komitmen bersama terhadap konservasi keanekaragaman hayati, ketahanan terhadap bencana, ilmu pengetahuan dan teknologi, kerjasama antariksa, serta pemanfaatan ruang angkasa dan energi nuklir untuk tujuan damai.

Mereka menyambut baik kelanjutan kerjasama dalam penelitian, inovasi, teknologi baru, penanggulangan bencana, dan keberlanjutan lingkungan.

Dengan mengakui eratnya hubungan budaya dan peradaban antara India dan Indonesia, kedua pemimpin menyambut baik peresmian proyek restorasi dan konservasi Kompleks Candi Prambanan yang didukung India sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, serta menyepakati peringatan tahun 2026–2027 sebagai “Tahun Tagore–Dewantara untuk Diplomasi Kebudayaan dan Pendidikan India–Indonesia.”

Mereka juga menegaskan kembali komitmen untuk memperluas kerjasama di bidang pariwisata, pendidikan, pendidikan tinggi, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pertukaran antarmasyarakat.

Mengenai isu-isu regional dan multilateral, kedua pemimpin menegaskan kembali komitmen mereka terhadap Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, inklusif, damai, dan berbasis aturan; dukungan terhadap Sentralitas ASEAN; reformasi lembaga-lembaga internasional; peningkatan Kerjasama Selatan–Selatan; serta koordinasi yang lebih erat melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), BRICS, G20, IORA, dan forum-forum multilateral lainnya.

Mereka menegaskan pentingnya dialog, diplomasi, penghormatan terhadap hukum internasional, dan kebebasan bernavigasi dalam menghadapi tantangan regional maupun global.

Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan apresiasi yang tulus kepada Presiden Prabowo Subianto atas sambutan yang hangat dan keramahtamahan yang luar biasa yang diberikan kepada beliau beserta delegasinya selama kunjungan tersebut.

Perdana Menteri Modi juga menyampaikan undangan dengan penuh kehangatan kepada Presiden Prabowo untuk melakukan kunjungan ke India pada waktu yang disepakati bersama.

Berikut pointer kerjasama yang disepakati antara India dan Indonesia saat kunjungan kerja PM India Narendra Modi 6-8 Juli 2026 lalu:

1. Nota Kesepahaman tentang Kerjasama di Bidang Mineral dan Teknologi Rantai Pasokan Baja meliputi:
• Mendorong investasi di sektor mineral dan pertambangan.
• Meningkatkan akses terhadap teknologi ekstraksi dan pengolahan yang canggih.
• Mendorong studi bersama dan proyek kolaboratif.
• Memperkuat rantai pasokan mineral kritis.
2. Perpanjangan Nota Kesepahaman dan Pengaturan Pelaksanaan tentang Kerja Sama Keselamatan dan Keamanan Maritim meliputi:
• Penguatan kerjasama antara Penjaga Pantai kedua negara.
• Meningkatkan koordinasi dalam kesadaran domain maritim, pencarian dan penyelamatan, serta peningkatan kapasitas.
• Mendorong keselamatan maritim dan kebebasan navigasi di kawasan Indo-Pasifik.
3. Nota Kesepahaman antara Non-Ferrous Materials Technology Development Centre (NFTDC), Midwest Ltd., dan PT PERMINAS tentang Pengembangan Magnet Tanah Jarang (Rare Earth Magnets)
Apa artinya:
• Memajukan kerjasama di bidang tanah jarang (rare earths) dan mineral kritis.
• Mendiversifikasi rantai pasokan untuk tanah jarang dan mineral kritis.
4. Kerja Sama mengenai Sistem Rudal BrahMos
Apa artinya:
• Menunjukkan kemampuan industri pertahanan India.
• Memperkuat Atmanirbhar Bharat melalui manufaktur pertahanan dalam negeri.
• Mendorong inovasi, daya saing global, dan ekspor pertahanan.
5. Perjanjian Kerja Sama Rudal Udara-ke-Udara
Apa artinya:
• Meningkatkan ekspor pertahanan India dan inisiatif Make in India untuk dunia.
• Meningkatkan kolaborasi teknologi dan kemampuan pertahanan.
• Memperkuat ekosistem pengembangan rudal dalam negeri India.
6. Usaha Patungan Strategis antara Steel Authority of India (SAIL) dan PT Krakatau Steel untuk Pendirian Fasilitas Manufaktur Slab Baja Tahan Karat di Indonesia
Apa artinya:
• Memajukan produksi bersama dan akses teknologi.
• Mendorong penciptaan lapangan kerja, khususnya bagi generasi muda.
• Berkontribusi terhadap pembangunan industri dan visi Viksit Bharat (India yang Maju).
7. Perpanjangan Perjanjian Kerangka Kerja tentang Kerja Sama dalam Eksplorasi dan Pemanfaatan Ruang Angkasa untuk Tujuan Damai
Apa artinya:
• Mendorong penelitian bersama, berbagi teknologi, dan peningkatan kapasitas.
• Memperkuat kemitraan ruang angkasa India–Indonesia yang telah berlangsung selama tiga dekade.
8. Bantuan India untuk Konservasi dan Restorasi Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta
Apa artinya:
• Memajukan pelestarian warisan budaya bersama.
• Memperkuat diplomasi budaya India dan menunjukkan keahliannya dalam konservasi warisan budaya.
• Melestarikan warisan peradaban bersama India dan Indonesia.
• Mewujudkan semangat Vikas bhi Virasat bhi (semangat pembangunan dan warisan).
9. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Pertanian dan Sektor Terkait
Apa artinya:
• Memajukan kerja sama dalam pertanian berkelanjutan, pengembangan tanaman, dan mesin pertanian.
• Mendorong studi bersama dan penelitian yang memberikan manfaat bagi petani.
• Meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung peningkatan pendapatan petani.
10. Nota Kesepahaman antara CDSCO (Central Drugs Standard Control Organization) dan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) tentang Kerja Sama di Bidang Regulasi Produk Medis
Apa artinya:
• Memungkinkan pertukaran pengetahuan mengenai standar regulasi global dan praktik terbaik.
• Memperkuat kerja sama regulasi.
• Meningkatkan kepercayaan terhadap produk medis India dan mendukung akses pasar ke Indonesia.
11. Nota Kesepahaman antara National Disaster Management Authority (NDMA) India dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia
Apa artinya:
• Memajukan pertukaran praktik terbaik dalam manajemen bencana.
• Mendorong penerapan berbasis teknologi untuk peringatan dini dan penilaian risiko.
• Meningkatkan koordinasi dalam respons dan pemulihan bencana.
12. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Teknologi dan Layanan Telekomunikasi
Apa artinya:
• Meningkatkan akses terhadap teknologi telekomunikasi canggih, termasuk sistem nirkabel dan kuantum.
• Mendukung inovasi bersama dan pertukaran teknologi.
13. Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Penelitian, Teknologi, dan Inovasi
Apa artinya:
• Memperkuat ekosistem inovasi India melalui kolaborasi di sektor-sektor utama.
• Memajukan pertukaran pengetahuan, praktik terbaik, dan kerja sama teknologi.
• Mendukung ekosistem startup dan inovasi, termasuk Misi Startup India.
14. Pengaturan Pelaksanaan tentang Kolaborasi Tenaga Kesehatan
Apa artinya:
• Memfasilitasi program fellowship bagi tenaga kesehatan profesional.
• Memajukan mobilitas tenaga kesehatan berkualifikasi dengan memungkinkan mereka bekerja di Indonesia.
• Mendorong pelatihan klinis langsung di bidang medis khusus.
15. Penempatan Pejabat Penghubung Indonesia di Information Fusion Centre – Indian Ocean Region (IFC-IOR)
Apa artinya:
• Meningkatkan pertukaran informasi maritim secara waktu nyata.
• Memperkuat kerja sama keamanan maritim bilateral di Indo-Pasifik.
16. Pasokan 100 Ton Benih Gandum Berkualitas Tinggi DWR-162 ke Indonesia
Apa artinya:
• Mendukung ketahanan pangan Indonesia dan berkontribusi bagi Global South.
• Memajukan kerja sama pertanian yang tangguh dan berkelanjutan.
17. Peringatan Tahun Tagore–Dewantara untuk Diplomasi Budaya dan Pendidikan
Apa artinya:
• Merayakan visi pendidikan bersama yang berkelanjutan dari Rabindranath Tagore dan Ki Hajar Dewantara.
• Menandai satu abad kunjungan Rabindranath Tagore ke Indonesia pada tahun 1927.
• Mendorong program bersama selama satu tahun yang mencakup inisiatif budaya, pendidikan, akademik, dan hubungan antarmasyarakat.
18. Pendirian Kampus Cabang Indian Institute of Management Bangalore di Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari, Indonesia
Apa artinya:
• Menunjukkan keunggulan akademik India secara global.
• Memperkuat reputasi India sebagai pusat pengetahuan global.
19. Kerja Sama antara Open Network for Digital Commerce (ONDC) dan Indonesia Open Network (ION)
Apa artinya:
• Mendorong kerja sama dalam Infrastruktur Publik Digital.
• Didasarkan pada arsitektur ONDC India.
• Memanfaatkan Infrastruktur Publik Digital India untuk menjadikan layanan lebih mudah diakses, efisien, dan inklusif.
20. Nota Kesepahaman antara Komisi Pemilihan Umum India (Election Commission of India/ECI) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia
Apa artinya:
• Memfasilitasi berbagi pengetahuan, pertukaran pengalaman, dan praktik terbaik.
• Memajukan kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia.
• Mendorong penggunaan teknologi untuk administrasi dan pengelolaan pemilu yang efisien.*** (Ril/Zulmar)

Zul Marbun

Zul Marbun

Browse Dengan Kategori Berita

  • Aceh-Banda aceh
  • Advertorial
  • Agama
  • Asahan
  • Bali-Denpasar
  • Banten-serang
  • Batubara
  • Bengkulu
  • Berita Utama
  • Binjai
  • Budaya
  • Covid-19
  • Dairi
  • Deliserdang
  • DI Yogyakarta
  • DKI Jakarta
  • Humbang Hasundutan
  • Internasional
  • Jabar-Bandung
  • Jambi
  • Jateng-semarang
  • Jatim-Surabaya
  • Kalbar-Pontianak
  • Kalsel-Banjarmasin
  • Kaltara-Tanjung Selor
  • Kalteng-Palangkaraya
  • Kaltim-Samarinda
  • Karo
  • Kepri-Tanjungpinang
  • Kesehatan
  • KO VIDEO
  • Komentorial
  • Kuliner
  • Labuhanbatu
  • Labuhanbatu Selatan
  • Labuhanbatu Utara
  • Lampung
  • Langkat
  • Laporan Khusus
  • Maluku-Ambon
  • Mandailing Natal
  • Medan
  • Nasional
  • NTB-Mataram
  • NTT-Kupang
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Padanglawas
  • Padanglawas Utara
  • Padangsidimpuan
  • Pakpak Bharat
  • Papua Barat-Manokwari
  • Papua-Jayapura
  • Pematang Siantar
  • Pendidikan
  • Pulau Nias
  • Riau-Pekanbaru
  • Samosir
  • Serdang Bedagai
  • Sibolga
  • Simalungun
  • Sulsel-Makassar
  • Sulteng-Kendari
  • Sulut-Manado
  • Sumbar-Padang
  • Sumsel-Palembang
  • Sumut
  • Surat Pembaca
  • Tanjungbalai
  • Tapanuli Selatan
  • Tapanuli Tengah
  • Tapanuli Utara
  • Tebingtinggi
  • Teknologi
  • Toba Samosir
  • Uncategorized
  • Universitaria
  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2025 KORANMEDAN

No Result
View All Result

© 2025 KORANMEDAN