Bekali Mahasiswa Baru STIKP Medan, Dr. Sontang: Spiritualitas Total, Cara Sukses Kini dan Ke Depan
MEDAN: koranmedan.com.id
Spiritualitas yang total dapat menjadi kunci sukses di masa kini maupun masa depan. Korelasi antara totalitas spiritual dan kesuksesan jangka panjang didukung kuat oleh ilmu psikologi modern (terutama mengenai Spiritual Quotient atau Kecerdasan Spiritual).
Di era digital dan masa depan yang penuh dengan ketidakpastian (AI, disrupsi teknologi, dan perubahan global), kecerdasan intelektual (IQ) dan emosional (EQ) saja tidak lagi cukup. Manusia membutuhkan pondasi spiritual yang kokoh agar tidak kehilangan arah.
Hal itu disampaikan Pakar Metafisika Tasawuf Khalifah Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si saat membekali para mahasiswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIKP) Medan, Jumat (18/9/2026).
Hadir langsung saat itu Ketua STIKP Medan Dr. H. Syakhyan Asmara, M.SP.
Adapun alasan mengapa spiritualitas yang total menjadi modal kesuksesan kini dan ke depan, menurut Dr. Sontang, karena menghasilkan motivasi intrinsik yang tak pernah padam ketika seseorang melibatkan spiritualitas dalam tugas dan pekerjaannya, ia tidak lagi sekadar mengejar materi (uang atau jabatan). Mereka melihat pekerjaan sebagai bentuk ibadah, pengabdian, atau panggilan jiwa (calling). Motivasi yang lahir dari dalam diri ini jauh lebih kuat dan tahan lama dibanding motivasi eksternal.
Kedua, spiritualitas total dapat membentuk resiliensi (daya tahan) yang kuat. Sebab, dunia masa depan akan berputar jauh lebih cepat dan penuh tekanan.
“Spiritualitas total akan memberikan rasa berserah (surrender) kepada kekuatan yang lebih besar setelah melakukan usaha maksimal. Hal ini menjaga kesehatan mental, mencegah stres atau burnout, serta membuat seseorang cepat bangkit saat mengalami kegagalan,” ungkap Dr. Sontang.
Guna menghadirkan spritualitas penuh pada diri seorang hamba, sebut Dr. Sontang, Sholat berjamaah tepat waktu dan memperbanyak zikir “La ilaha illalloooh” dengan penuh kekhusyukan menjadi faktor kunci. Dapat pula dengan menghidupkan saklar listrik jantung dengan menongkatkan ujung lidah ke langit-langit mulut selama mungkin.
Lebih dari itu lanjut Dr. Sontang, integritas tinggi di tengah krisis moral juga menjadi faktor penentu
“Banyak kesuksesan masa kini hancur instan karena masalah etika. Karena itu, spiritualitas murni menuntut totalitas dalam kejujuran, keadilan, dan empati. Di masa depan, pemimpin dan pebisnis yang memiliki integritas spiritual tinggi akan lebih dipercaya oleh pasar, konsumen maupun partner, tutup Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si.*** (Zulmar)
