Mengenang Ulama Kharismatik Aceh-Sumut T.A. Latief Rousydiy
Catatan: Zul Anwar Marbun, Wartawan Koranmedan.com.id
Tengku Abdul Latief Rousydiy (sering ditulis T.A. Latief Rousydi atau Tgk. Abd. Lathief Rousydiy) adalah seorang ulama Muhammadiyah, dai, akademisi, sekaligus tokoh pejuang kemerdekaan yang sangat berpengaruh di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Beliau lahir di Teritit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh pada 17 Desember 1923 dari keluarga petani.
Semasa hidup, penulis sempat mendengar ceramah langsung beliau di Masjid Taqwa Jl. Demak Medan, Masjid Taqwa Jl. Amaliun Gg. Bandung, dan lainnya. Kupasan kajiannya ilmiah dan mendalam komplit dengan rujukan serta dalil-dalil yang shahih.
Berikut sekilas profil dan rekam jejak penting dari Tengku A. Latief Rousydiy.
Beliau merupakan alumnus dari Perguruan Thawalib Padang Panjang, Sumatera Barat.
Akademisi & Penulis
Beliau pernah menjadi dosen/pengajar, salah satunya di IAIN Sumatera Utara (kini UINSU). Selain mengajar, beliau dikenal produktif menulis buku seputar dakwah dan komunikasi Islam, salah satu karyanya yang populer adalah buku berjudul Dasar-dasar Retorika, Komunikasi, dan Informasi.
Kaderisasi Da’i
Beliau aktif memimpin lembaga pelatihan dakwah dan mencetak kader-kader mubaligh di wilayah Sumatera Utara.
Selama masa revolusi fisik mempertahankan kemerdekaan Indonesia (antara tahun 1946 hingga 1948), beliau terjun langsung ke dunia militer. Namanya tercatat sejarah sebagai Komandan Laskar Mujahidin Batalion Telong di wilayah Aceh.
Kiprah Politik
Di panggung politik pasca-kemerdekaan, beliau sempat berkecimpung di dalam Partai Muslimin Indonesia (Parmusi) dan menjabat sebagai Ketua Parmusi Sumatera Utara hingga tahun 1971, sebelum akhirnya memutuskan mundur dari politik praktis untuk kembali fokus ke dunia kampus dan dakwah.
TA Lathief Rousydy pada tahun 1945 – 1947 menjabat sebagai Kepala Penerangan Dewan Perjuangan Rakyat Aceh Tengah, merangkap Komandan Laskar Mujahidin Batalion Telong Biding, Takengon.
Bersama Haji Bustami Ibrahim yang merupakan tokoh perjuangan pendidikan dan inisiator pembangunan kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang sekarang menjadi PTS terbaik di Sumut mendapat Anugerah “Mujahid Dakwah Award” atas kiprah dan pengabdian keduanya dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara tahun 2019.
Riwayat Pendidikan dan Kiprah
1935 – 1939 Setelah menamatkan pendidikan di S.D, melanjutkan di Perguruan Isalm Al Muslim Cot Meurak Bireuen, Madrasah Islamiyah Bireuen, Al Muslim Matang Gelumpang Dua dan Pesantren Pulo Kiton Bireuen.
1939 – 1941 Menamatkan pendidikannya di Perguruan Thawalib Padang Panjang, Sumatera Barat.
1941 – 1944 Guru Thawalib Padang Panjang.
1945 – 1946 Guru Madrasah Diniyah Muhammadiyah Kampung Teritit Takengon.
1945 – 1947 Kepala Penerangan Dewan Perjuangan Rakyat Aceh Tengah Takengon.
1946 – 1948 Komandan Lasykar Mujahidin Batalion Telong Biding Takengon.
1947 – 1952 Anggota DPR Kabupaten Aceh Tengah Takengon. Kepala Jawatan Penerangan R.I Kabupaten Aceh Tengah Takengon.
1952 – 1953 Tugas belajar mengikuti Pendidikan Pegawai Departemen Penerangan di Jakarta.
1956 – 1957 Kepala Bagian Pewartaan Jawatan Penerangan Propinsi Sumatera Utara, Medan.
1957 – 1961 Anggota DPRD Propinsi Aceh di Banda Aceh. Wakil Ketua Dewan Pemerintah Daerah Propinsi Aceh di Banda Aceh.
1964 – 1980 Direktur Pendidikan Pegawai Staf Departemen Penerangan di Medan.
1974 – 1980 Dekan Fakultas Ushuluddin Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Medan.
1977 – 1980 Kepala Bidang Koordinasi Media Penerangan Kanwil Departemen Penerangan Sumatera Utara Medan. Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Medan.
1970 – 1989 Dosen IAIN Medan, Universitas Muhammadiyah, Cut Nya’Dhien dan lain-lain.
1970 – 1985 Guru Bina mental ABRI Kowilhan I, Sumatera dan Kalimantan Barat.
1980 Dianugerahi Piagam Tanda Kehormatan Presiden Republik Indonesia, Tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya Tingkat III Menjalani pensiun dengan pangkat Pembina.
1965 – 1989 Aktif sebagai mubaligh Islam antar daerah dan giat menulis di Surat Kabar Harian WASPADA Medan, Majalah dan buku-buku agama.
1975 – 1989 Dosen dan muballigh terbang untuk P.T.ARUN Natural Gas Liquefaction Co., Batuphat Lhokseumawe Aceh Utara.*** (Zulmar)
